web analytics
  

Belum Punya Uang Rp75.000? Simak Layanan Penukaran Secara Kolektif

Sabtu, 29 Agustus 2020 21:53 WIB Aini Tartinia
Bisnis - Finansial, Belum Punya Uang Rp75.000? Simak Layanan Penukaran Secara Kolektif, upk 75,Uang Rp75.000,Bank Indonesia

UPK 75 secara kolektif (Ist)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM--Bank Indonesia memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pemesanan dan penukaran secara kolektif Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) atau Rp75.000 di seluruh kantor Bank Indonesia mulai 25 Agustus 2020, pukul 07.00 WIB.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang, Marlison Hakim mengatakan, hal ini merupakan wujud komitmen BI dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar proses pemesanan dan penukaran lebih cepat dan aman.

"Ini juga sebagai respons terhadap animo masyarakat yang begitu besar untuk memiliki UPK 75 Tahun RI setelah dibukanya periode pemesanan sejak tanggal 17 Agustus 2020," ujarnya dalam keterangan pers virtual, Senin (24/8/2020) lalu.

Dia menjelaskan, ada empat persyaratan utama bagi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan dan penukaran UPK 75 Tahun RI secara kolektif, yaitu: 1) Warga Negara Indonesia (WNI); 2) Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP); 3) Minimal mewakili 17 orang; dan 4) Satu KTP hanya berlaku untuk satu lembar UPK 75 RI.

Setelah memenuhi persyaratan umum di atas, kalian bisa mengikuti tahapan penukaran UPK 75 secara kolektif. Berikut penjelasan tahapan pemesanan dan penukaran dilansir laman Twitter resmi BI @bank_Indonesia:

1. Tahapan Pemesanan Kolektif

a. Kelompok masyarakat menunjuk pihak yang akan mewakili mereka untuk melakukan penukaran dan menerima UPK 75 Tahun RI secara kolektif.

b. Pihak yang ditunjuk menyampaikan surat permohonan dan daftar pemesan kolektif dalam format Ms. Excel melalui email kepada petugas Hotline Layanan Kolektif UPK 75 pada Kantor Bank Indonesia yang dituju.

c. Alamat email Hotline Layanan Kolektif UPK 75 seluruh Kantor Bank Indonesia, serta format surat permohonan dan daftar pemesanan kolektif dapat diunduh pada tautan aplikasi berbasis website https://pintar.bi.go.id.

d. Pihak yang ditunjuk akan menerima notifikasi melalui email bahwa surat permohonan dan daftar pemesanan kolektif sudah diterima dan akan segera diproses.

e. Pihak yang ditunjuk akan menerima konfirmasi jadwal penukaran UPK 75 Tahun RI dalam bentuk bukti pemesanan melalui email.

2. Tahapan Penukaran UPK 75 Kolektif

a. Pihak yang ditunjuk datang secara langsung pada lokasi dan jadwal yang telah ditetapkan sesuai tertera dalam bukti pemesanan.

b. Pihak yang ditunjuk wajib membawa:

KTP asli pihak yang ditunjuk. 

Surat permohonan asli. 

Fotocopy KTP penukar yang terdapat pada daftar pemesanan. 

Bukti pemesanan yang diterima melalui email. 

c. Siapkan uang tunai sejumlah nominal Uang Peringatan yang akan ditukarkan.

d. Penukaran di Kantor Pusat dan Kantor Perwakilan Bank dilakukan dengan tetap menjalankan protokol Covid-19. 

Informasi mekanisme penukaran baik secara individu maupun kolektif dapat dilihat pada aplikasi PINTAR di website Bank Indonesia melalui tautan https://pintar.bi.go.id.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Harga Emas Antam Bandung Hari Ini Naik Jadi Rp 930.000 per Gram

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 09:58 WIB

Harga emas batangan Antam berada di angka Rp930.000 per gram pada Rabu, 14 April 2021 atau naik Rp6.000 dari harga kemar...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung Hari Ini Naik Jadi Rp 930.000 per Gram, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Harga emas Antam Bandung,emas antam,Emas,Emas Antam Hari Ini

Sepanjang 2020, OJK Tutup 1.200 Fintech Bodong dan 390 Investasi Ilega...

Finansial Rabu, 14 April 2021 | 09:25 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menghentikan dan menutup 390 kegiatan investasi ilegal dan 1.200 financial technology...

Bisnis - Finansial, Sepanjang 2020, OJK Tutup 1.200 Fintech Bodong dan 390 Investasi Ilegal , Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Fintech Bodong,investasi ilegal,praktik investasi ilegal,Satgas Waspada Investasi (WI),fintech bodong di Indonesia,ciri fintech bodong di Indonesia,waspada investasi ilegal

Ini Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 23:10 WIB

Perencana Keuangan Lolita Setyawati membagikan tips untuk mengatur keuangan selama bulan Ramadhan. Dia membagikan tips k...

Bisnis - Finansial, Ini Tips Mengatur Keuangan Selama Ramadan, Tips Mengatur Keuangan,Mengatur Keuangan Ramadan,Perencanaan Keuangan

bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 16:06 WIB

bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang

Bisnis - Finansial, bank bjb Beri Apresiasi untuk BumDes Subang, bumdes Subang,bank bjb,bank bjb cabang Subang,Bumdes Juara Agen PPOB BJB

Makin Marak saat Ramadan, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 14:16 WIB

masyarakat harus berhati-hati dalam memilih investasi. Apalagi di tengah Ramadan banyak yang menawarkan jasa investasi d...

Bisnis - Finansial, Makin Marak saat Ramadan, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong , Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong,Investasi Bodong Makin Marak saat Ramadan,Otoritas Jasa Keuangan,OJK,jasa investasi,ciri-ciri investasi bodong,Investasi Bodong,Bahaya investasi bodong,Jebakan investasi bodong

Dukung Mutu Pendidikan, bank bjb dan UPI Sepakati Kerja Sama Pemanfaat...

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 13:28 WIB

Nota kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Rektor UPI Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., M.A. dan Direktur Utama...

Bisnis - Finansial, Dukung Mutu Pendidikan, bank bjb dan UPI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Produk dan Jasa Perbankan, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi,bank bjb,Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),UPI,kerja sama bank bjb dan UPI

Melemah Lagi, Harga Rupiah Turun ke Rp14.608 per Dolar AS

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 11:35 WIB

Pada pukul 9.52 WIB, rupiah melemah 13 poin atau 0,09 persen ke posisi Rp 14.608 per dolar AS.

Bisnis - Finansial, Melemah Lagi, Harga Rupiah Turun ke Rp14.608 per Dolar AS, Harga Rupiah Turun,Dolar AS,Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Jika Perusahaan Tak Mampu Bayar THR, Begini Solusi untuk Karyawan

Finansial Selasa, 13 April 2021 | 11:10 WIB

SE Menaker mewajibkan pembayaran THR dilakukan perusahaan kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum lebaran 2021.

Bisnis - Finansial, Jika Perusahaan Tak Mampu Bayar THR, Begini Solusi untuk Karyawan, Tunjangan Hari Raya (THR),Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah,SE Menaker RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan,SE Menaker

artikel terkait

dewanpers