web analytics
  

28 Agustus, Covid-19 di Jabar Tembus 10.500 Kasus

Jumat, 28 Agustus 2020 18:29 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, 28 Agustus, Covid-19 di Jabar Tembus 10.500 Kasus, Covid-19 di Jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar)

Statistik Covid-19 di Jabar. (pikobar.jabarprov.go.id)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus positif Covid-19 di Jawa Barat masih terus mengalami peningkatan. Hingga hari ini, Jumat (28/8/2020) pukul 18.23 WIB, total kasus positif telah mencapai 10.528 kasus. 

Sebagaimana yang dimuat laman pikobar.jabarprov.go.id, jumlah tersebut bertambah 526 kasus dibanding hari kemarin. Dari angka tersebut, terdapat 4.199 orang positif Covid-19 yang masih berada dalam masa isolasi atau perawatan, bertambah 457 orang dibanding kemarin.

Sementara jumlah pasien positif yang telah dinyatakan sembuh berjumlah 6.064 kasus. Jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 67 orang dibanding kemarin.

Untuk jumlah pasien positif yang meninggal dunia di Jabar, per-hari ini berjumlah 265 orang. Angka ini meningkat 2 kasus dibandingkan hari kemarin.

Jumlah kontak erat kasus Covid-19 di Jabar secara kumulatif hari ini ada sebanyak 36.917 kasus. Sebanyak 6.959 orang di antaranya masih menjalani masa karantina. Kontak erat merujuk pada orang yang memiliki kontak langsung dengan kasus probabel ataupun kasus positif Covid-19.

Untuk jumlah suspek, di Jabar hingga hari ini ada sebanyak 71.604 orang. Sebanyak 2.202 orang di antaranya masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Suspek merujuk pada orang yang memiliki gejala ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dan memiliki riwayat tinggal di daerah transmisi lokal Covid-19 dan atau memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19.

Sementara jumlah kasus probabel di Jabar saat ini berjumlah 932 kasus. Dari angka tersebut, sebanyak 85 orang masih berada dalam masa isolasi atau dalam perawatan. Sebanyak 283 dinyatakan sembuh, dan 564 orang lainnya meninggal dunia.

Kasus probabel adalah kasus dimana seseorang memiliki ISPA berat dan memiliki gambaran gejala Covid-19. Mereka belum mendapatkan konfirmasi tes PCR.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers