web analytics
  

Ini Daftar Bank Penyalur & Jumlah Rekening BLT Pekerja Formal

Jumat, 28 Agustus 2020 09:19 WIB Eries Adlin
Umum - Nasional, Ini Daftar Bank Penyalur & Jumlah Rekening BLT Pekerja Formal, Bantuan Langsung Tunai (BLT),himbara,Kemenaker,Subsidi Gaji,BTN,Bank Mandiri,Bank BNI,Bank BRI

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Pemerintah mulai mencairkan bantuan subsidi upah (BSU), semula disebut bantuan langsung tunai (BLT), untuk pekerja formal atau buruh senilai Rp1,2 juta sejak kemarin (27 Agustus2020).

Bantuan tersebut dikucurkan melalui bank penyalur yang tergabung dalam Himbara alias Himpunan Bank Milik Negara.

Berikut ini bank penyalur dan jumlah rekening penerima BLT pekerja dan buruh formal atau subsidi upah seperti disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah:

Bank Mandiri sebanyak 752.168 rekening

Bank BNI sebanyak 912.097 rekening

Bank BRI sebanyak 622.113 rekening

Bank BTN sebanyak 213.622 rekening

Menaker Ida menyatakan itu dalam acara peluncuran BSU untuk pekerja dan buruh formal oleh Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo di Istana Negara, Kamis (27 Agustus 2020). Acara tersebut ditayangkan secara live oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Penyaluran bantuan subsidi gaji atau upah diberikan kepada pekerja atau buruh senilai  Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan dengan total sebesar Rp2,4 juta. Subsidi tersebut  dicairkan dalam dua tahap, masing-masing tahap pencairan sebesar Rp1,2 juta.

Menaker Ida pun berharap, subsidi upah ini mampu menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja/buruh dan mendongkrak konsumsi. Sehingga, menimbulkan efek berantai pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Presiden secara simbolis menghadirkan penerima BSU ke Istana Negara, Jakarta, di antaranya pekerja honorer, termasuk guru honorer dan pemadam kebakaran honorer, karyawan hotel, tenaga medis dan petugas kebersihan.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi  memastikan BSU atau BLT untuk pekerja atau buruh formal tersebut mulai cair dan dikirimkan ke rekening calon penerima sejak kemarin, Kami 27 Agustus 2020.

“Pemerintah banyak memberikan stimulus. Hari ini (kemarin) kita berikan lagi tambahan subsidi gaji. Totalnya yang nanti akan diberikan totalnya 15,7 juta pekerja,” kata Jokowi saat acara peluncuran BSU atau BLT untuk pekerja formal dan buruh di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27 Agustus 2020).

Jumlah calon penerima BSU atau BLT formal pada tahap pertama sejumlah 2,5 juta orang. Tentu tidak mudah menyelesaikan pengiriman bantuan itu dalam waktu satu hari.

“Ada yang menerimanya hari ini (kemarin), ada yang mungkin meluncur besok (hari ini) karena jumlah jutaan,” ungkap Presiden Jokowi.

BLT atau bantuan subsidi gaji itu dikucurkan secara bertahap mulai kemarin. Presiden Jokowi berharap bantuan dapat selesai disalurkan kepada 15,7 juta pekerja pada September.

Berikut ini kriteria calon penerima BLT atau subsidi upah seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

a. warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

b. terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

c. Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

d. kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

e. peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

f. memiliki rekening bank yang aktif.

Sumber: Ayojakarta.com
Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers