web analytics
  

Kemenag Disarankan Siapkan Protokol Umroh

Jumat, 28 Agustus 2020 08:02 WIB
Umum - Nasional, Kemenag Disarankan Siapkan Protokol Umroh, Jemaah Umrah,Umrah,Haji,Kementerian Agama (Kemenag)

Ilustrasi--Ibadah Umrah (Ayobandung.com/Adi Ginanjar)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Komnas Haji Umrah menyarankan Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan protokol umroh. Sehingga ketika umroh dibuka semua sudah siap jamaah tinggal berangkat.

"Daripada menyiapkan skema Haji, Kemenag seharusnya segera menyiapkan protokol umrah," kata Ketua Komnas Haji Umrah, Mustolih Siradj, Jumat (28/8/2020).

Kemenag telah menyiapakan ancang-ancang tiga skenerio musim haji tahun mendatang terkait dengan pandaemi Covid-19.  Padahal musim haji masih lama, karena haji baru saja berlalu dan tahun ini tidak ada keberangkatan haji.

"Langkah ini sah-sah saja dilakukan sebagai bagian upaya dan tanggungjawab pemerintah lebih dini guna melindungi jemaah haji dari ancaman inveksi Covid-19," katanya.

Namun begitu, mengingat musim penyelenggaraan ibadah haji masih cukup jauh, Mustolih justeru mendorong agar Kemenag memprioritaskan skema protokol dan skenario penyelenggaraan ibadah umroh yang sudah di depan mata. Karena menurut prediksinya dalam beberapa waktu dekat ini pemerintah Arab Saudi akan membuka kembali pintu bandaranya.

"Tentu dibukanya ini untuk menyelenggarakan umroh dengan didorong oleh setidaknya dua indikasi," katanya.

Pertama karena keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji terbatas yang dianggap sukses karena nol kasus Covid-19. Dan tetunya hal ini menjadi modal penting bagi negara para pangerang tersebut kepada masyarakat dunia bahwa mereka berhasil mengendalikan situasi.

Kedua umroh adalah salah satu tulang punggung perekonomian negara itu yang harus segera digerakkan karena sejak Maret awal tahun lalu jalur umrah ditutup. Tentu saja penutupan umroh sangat memukul perekonomian masyarakat di sana sehingga akan mendapatkan prioritas perhatian.

Mustolih mengatakan, pada saat yang sama pemerintah di sini juga berkepentingan untuk membangkitkan kembali sektor umroh yang lama telah terpukul dan terpuruk. Karenanya Kemenag sebagai leading sector penyelenggaraan umrah harus segara menetapkan dan menyiapkan aturan main penyelenggaraan umroh di tengah pandemi yang masih melanda.

Protokol tersebut mencakup dari sejak pendaftaran, manasik, pemberangkatan, prosesi pelaksanaan ibadah umroh sampai kembali ke tanah air. Protokol umroh sangat diperlukan oleh jamaah umrah dan penyelenggara sebagai kepastian hukum.

"Karena sampai sekarang belum juga kunjung terbit regulasi dari Kemenag soal umrah di tengah pandemi sebagai landasan hukum," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Kesehatan Haji menyatakan tengah menyusun pedoman kesehatan umrah dan haji di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut sehubungan kemungkinan dibukanya kembali pelaksanaan umrah oleh Kerajaan Saudi.

Apa saja syarat yang tengah digodok itu? Di antaranya adalah menjaga jarak, batasan umur, dan kebersihan penginapan serta pembatasan jumlah jamaah yang berangkat dan pembatasan waktu ibadah.

"Protokol kesehatan umrah dan haji harus dilaksanakan bersama-sama oleh semua stakeholder demi melindungi seluruh umat Islam," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusup Singka saat dihubungi Republika, Rabu (5/8).

Menurut dia, jika suda ada vaksin yang efektif mencegah Covid-19, tentu penyelenggaraan haji dan umrah yang merupakan prosesi berkumpulnya massa akan lebih aman. Karena vaksinnya belum ditemukan, jamaah harus patuh pada protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah.

Sementara ini, rincian protokol tersebut masih dimatangkan pihak terkait. Meski begitu pelaksanaan haji tahun ini yang baru saja selesai bisa jadi acuan.

"Ini menjadi percontohan dunia, bahwa ibadah umat Islam yaitu haji menjadi acuan pelaksanaan mass gathering (kumpulan massa) dengan protokol kesehatan yang diterapkan dengan baik," kata Eka.

Eka memperkirakan pelaksanaan umrah dapat dibuka kembali Otoritas Arab Saudi dengan persyaratan-persyaratan yang sangat ketat seperti dalam pelaksanaan ibadah haji 2020. Di antaranya, jamaah umrah harus dipastikan sehat dan bebas dari Covid-19.

Pembatasan usia jamaah umrah yakni rentang 20 sampai 50 tahun. Penerapan protokol kesehatan juga ketat diterapkan baik saat beribadah, di tempat penginapan, dan tempat-tempat lainnya. Selain itu menurut Eka perlunya pembatasan jumlah jamaah umrah sebagaimana dalam pelaksanaan ibadah haji. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Yang paling penting adalah Kedisplinan umat Islam dalam menjalankan ibadahnya dengan nuansa protokol kesehatan," kata dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 21:07 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali dilakukan secara optimal...

Umum - Nasional, Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402, KRI Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402,Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi KRI Nanggala 402,KRI Nanggala 402 Hilang

Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 19:07 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, keberadaan tumpahan minyak yang ditemukan d...

Umum - Nasional, Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor, Kapal Selam Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 17:38 WIB

Masa berlaku pengetatan larangan mudik selama satu bulan dari 22 April sampai 24 Mei 2021 ditetapkan untuk mengantisipas...

Umum - Nasional, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan,Larangan Mudik Diperpanjang,Aturan Baru Larangan Mudik,Tanggal Berlaku Larangan Mudik,Curi Start Mudik,masyarakat curi start mudik,lonjakan kasus pandemi Covid-19,peraturan peniadaan mudik Idulfitri,kematian akibat covid 19

Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 16:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.626.812 kasus.

Umum - Nasional, Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru, Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pandemi Covid-19

Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:51 WIB

Untuk lebaran tahun ini anggaran THR yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp45,4 triliun.

Umum - Nasional, Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun , THR Lebaran 2021,THR dari Pemerintah,Tunjangan Hari Raya,THR,THR 2021,pencairan THR,anggaran THR,Pembayaran THR,aturan pembayaran THR 2021,besaran pembayaran THR 2021,pembayaran THR 2021

Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Seger...

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:39 WIB

Sekitar 29.000 orang dicabut kepesertaan dalam tiga gelombang program Kartu Prakerja.

Umum - Nasional, Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Segera Dibuka?, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Prakerja Gelombang 17,pendaftaran prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17

Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:23 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia akan se...

Umum - Nasional, Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan, Energi Terbarukan,energi fosil,energi terbarukan indonesia,pemerintah Indonesia

Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:03 WIB

Menurut psikolog, apa yang dilakukan oleh Joseph bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman di masa lalu.

Umum - Nasional, Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang, Terduga Penista Agama,Joseph Paul Zhang,Siapa Joseph Paul Zhang,penistaan agama,masa lalu Joseph Paul Zhang,pelecehan terhadap agama Islam,agresi ekstrem,berperilaku ekstrem

artikel terkait

dewanpers