web analytics
  

Hindari 4 Kesalahan Ini Jika Mau Tembus di Gelombang 6 Kartu Prakerja!

Kamis, 27 Agustus 2020 13:31 WIB Aini Tartinia
Umum - Nasional, Hindari 4 Kesalahan Ini Jika Mau Tembus di Gelombang 6 Kartu Prakerja!, prakerja,bantuan langsung tunai,pekerja

Kartu Prakerja (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gelombang 6 Kartu Prakerja mulai dibuka hari ini, Kamis (27/8/2020) pukul 12.00 WIB dengan kuota sebanyak 800.000 peserta. Bagi calon peserta yang ingin bergabung dapat mendaftarkan diri secara online melalui website www.prakerja.co.id.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program kartu Prakerja, Louisa Tuhatu, sebelumnya mengatakan pada gelombang 4 pendaftar prakerja membludak hingga 1,2 juta orang meskipun kuota dibatasi 800.000 orang.

Namun, ternyata masih banyak peserta prakerja yang gagal masuk ke tahapan seleksi. Hal itu dikarenakan beberapa kesalahan teknis.

“Ada beberapa kriteria kelolosan, mulai dari persyaratan umum seperti harus memastikan si pendaftar tak sedang menempuh pendidikan formal atau tidak sedang bekerja. Selain itu, ada prioritas bagi mereka yang terdampak pandemi,” kata Louisa, Kamis (27/8/2020).

Louisa menyebut, terdapat empat kesalahan umum yang biasanya jadi penyebab tak lolosnya mendaftar Kartu Prakerja. Nah, hal ini yang harus kalian hindari nantinya. Apa saja kesalahan tersebut?

1. Tidak verifikasi email

Tahap verifikasi email adalah tahap pertama untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja.Berdasarkan data pendaftar Kartu Pra Kerja gelombang I, terdapat 5,96 juta orang yang telah melakukan registrasi program  kartu pra kerja, namun hanya 4,42 juta orang yang melakukan sampai tahap verifikasi email.

Ini artinya, sudah ada 1,5 juta orang pendaftar yang telah tersingkir sebelum masuk dalam tahap pendaftaran Kartu Pra Kerja berikutnya.

2. Tidak verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Seleksi daftar prakerja mengandalkan basis data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal ini membuat pengisian data NIK harus benar-benar sesuai. Oleh karenanya, kesalahan atau salah ketik pada pengisian NIK seperti keliru dalam penulisan nama dan tanggal bisa sebabkan data tak terverifikasi oleh sistem.

3. Unggahan swafoto atau selfie yang kurang jelas

Pastikan foto yang kalian unggah dalam database Kartu Prakerja kualitasnya cukup jelas agar bisa diverifikasi. Di tahap ini, banyak peserta yang mengunggah foto tampak blur.

Sebaiknya, saat kalian mengambil foto, coba arahkan lensa kamera ponsel kaliian di tempat yang memiliki pencahayaan bagus. Selain itu, wajah dalam foto yang diunggah harus jelas dan pandangan mata lurus ke depan menghadap kamera dan tidak menyamping.

4. Tidak termasuk daftar yang diusulkan kementerian/lembaga

Manajemen pelaksana akan mendahulukan usulan penerima manfaat yang masuk dalam whitelist Kementerian Ketenagakerjaan. Kemudian, pihak manajemen pelaksana akan menentukan verifikasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial untuk mendahulukan pihak-pihak yang belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers