web analytics
  

Ini Pasal dan Hukuman bagi Pengendara dengan Knalpot Bising

Kamis, 27 Agustus 2020 12:17 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Ini Pasal dan Hukuman bagi Pengendara dengan Knalpot Bising, razia polisi,Bandung Wetan,Knalpot bising,denda knalpot bising

Panit Lantas Polsek Bandung Wetan Ipda Sumarso. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Petugas kepolisian menggelar giat operasi terhadap pengendara bermotor di Jalan Surapati, tepatnya setelah jembatan layang Pasopati, Kamis (27/8/2020). Pada operasi kali ini, terdapat beberapa pelanggaran, salah satunya penggunaan knalpot bising atau tidak orisinal

Panit Lantas Polsek Bandung Wetan Ipda Sumarso mengatakan, bagi pengendara motor yang menggunakan knalpot bising akan dikenakan Pasal 285 ayat (1) tentang lalu lintas.

"Kita langsung tindak pelanggarnya sesuai Pasal 285. Termasuk masalah kelengkapan kendali, menyangkut masalah knalpot dan banyak yang kita sita, juga knalpotnya," ujarnya kepada Ayobandung.com.

Sumarso menuturkan, petugas kepolisian akan melakukan penindakan berupa menyita knalpot bising tersebut. "Kami akan bertindak seperti memerintahkan untuk mengganti knalpotnya dengan knalpot yang orisinil," tuturnya.

Dia menjelaskan, petugas kepolisian menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait adanya knalpot bising. "Karena banyak aduan dari masyarakat, baik dari media sosial maupun surat pembaca. Pada intinya, bahwa knalpot bising sangat menggangu kenyamanan khususnya di jalan raya," katanya.

"Penindakan terhadap knalpot bising sesuai dengan imbauan dan arahan dari pimpinan. Tujuannya untuk menekan dan mengurangi angka pelanggaran dari knalpot bising itu sendiri," kata Sumarso.

Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Terlihat petugas yang berjaga melakukan pengecekan kelengkapan surat-surat terhadap beberapa pengendara. Sebanyak 25 petugas gabungan dari Kepolisian maupun Dishub dikerahkan dalam operasi kali ini.

Adapun bunyi Pasal 285 Ayat (1) yakni, 'Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers