web analytics
  

Wisata ke Purwakarta, Bisa Dapat Pengetahuan dari Zaman ke Zaman

Kamis, 27 Agustus 2020 11:49 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Advertorial,  Wisata ke Purwakarta, Bisa Dapat Pengetahuan dari Zaman ke Zaman, wisata Purwakarta,Wisata Edukasi,Bale Panyawangan Diorama Purwakarta,Bale Panyawangan Nusantara

Wisata edukasi di Kabupaten Purwakarta semakin beragam seiring hadirnya Bale Panyawangan Diorama Purwakarta dan Bale Panyawangan Nusantara. (Istimewa)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wisata edukasi di Kabupaten Purwakarta semakin beragam seiring hadirnya Bale Panyawangan Diorama Purwakarta dan Bale Panyawangan Nusantara.

Bale Panyawangan Diorama Purwakarta diresmikan pada 2015 dan Bale Panyawangan Diorama Nusantara 2017 menyumbang jumlah kunjungan wisatawan ke Purwakarta setiap tahunnya.

"Dari awal berdiri hingga sekarang kedua diorama itu sudah menyumbang sekitar 400 ribu lebih wisatawan. Paling banyak anak sekolah dari luar kota," ungkap Kepala UPTD Diorma Kearsifan Kabupaten Purwakarta Edi Rasidi, Kamis (27/8/2020).

Namun, setelah merebak virus corona, keramaian di dua wisata edukasi itu mendadak sepi.

Edi menyebut saat ini belum menerima tamu untuk umum selain kunjungan dari dinas-dinas. "Itu juga jumlahnya dibatasi," kata dia.

Dia menjelaskan, kedua diorama ini didirikan untuk memberikan pengenalan arsip secara luas.

Tidak hanya dibutuhkan saat ini saja, melainkan sebagai media arsip statis yang dikemas menjadi wisata edukasi secara digitalisasi agar mudah dipahami dan menarik untuk dikunjungi.

"Kan kalau belajar di sekolah itu suka jenuh, maka dibuatlah diorama itu sebagai wisata edukasi belajar dan tidak membosankan karena ada sistem digitalisasi," ujar Edi.

Khusus untuk di Bale Panyawangan Nusantara wisatawan akan disuguhkan dengan gambaran munculnya peradaban manusia di Indonesia pada zaman Paleolithikum, Mesolithikum, Neolithikum, Megalithikum dan juga menghadirkan teknologi multimedia yang menyajikan proses alam terbentuknya Kepulauan Nusantara.

Kemudian terdapat juga yang menggambarkan keanekaragaman budaya, adat istiadat, ikon daerah, kesenian, bangunan, ragam hias, pakaian adat, makanan khas sampai kepada kekayaan alam dan lainnya dari setiap provinsi yang ada di Indonesia.

"Sebelum dihadirkan di sini kami terlebih dahulu berkeliling ke berbagai provinsi yang ada di Indonesia, untuk mencari tahu dan meminta izin untuk memasukan ke dalam diorama ini. Lalu, ada juga barang-barang atau informasi dari sebagian budayawan atau sejarawan," kata Edi.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers