web analytics
  

38 Rumah Sakit di Bekasi yang Gratiskan Biaya Pasien Covid-19

Kamis, 27 Agustus 2020 11:36 WIB
Umum - Regional, 38 Rumah Sakit di Bekasi yang Gratiskan Biaya Pasien Covid-19, Berita Bekasi,biaya pengobatan pasien Covid-19,Rumah Sakit Covid-19 di Bekasi

[Ilustrasi] Petugas keamanan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menjaga Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning, RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/1/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Melalui surat edaran Wali Kota Bekasi Nomor 440/5081/DINKES, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menyebutkan biaya pengobatan pasien Covid-19 digratiskan dan ditanggung negara.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada para Direktur Rumah Sakit termasuk rumah sakit yang bekerja sama dengan program Layanan Kesehatan Masyarakat (LKM) Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Bekasi Tahun 2020. 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan biaya pengobatan itu ditanggung pemerintah pusat dan Pemkot Bekasi.

"Semua rumah sakit tidak diperkenankan membebankan biaya pelayanan kesehatan pasien Covid-19. Semua biaya itu ditanggung Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan serta Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Kamis (27/8/2020).

Sementara itu, untuk pasien terdiagnosis COVID-19 dengan co-insidens maka pembiayaan dibebankan kepada asuransi kesehatan yang dimiliki pasien tersebut.

Rahmat mengatakan, panduan aturan ini dibuat agar rumah sakit swasta dapat melayani secara baik pasien COVID-19 sekaligus pasien mendapat informasi jelas terkait biaya perawatan yang sudah ditanggung pemerintah.

"Karena memang dari awal pemerintah bertanggung jawab penuh dengan adanya wabah ini," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, klaim penggantian biaya perawatan pasien COVID-19 dapat dikirimkan kepada Kementerian Kesehatan melalui posel Kementerian Kesehatan [email protected] dan ditembuskan kepada Dinas Kesehatan Kota Bekasi melalui posel [email protected]

"Rumah sakit tidak diperkenankan membebankan biaya pelayanan kesehatan kepada pasien, bagi rumah sakit yang telah menerima biaya pelayanan kesehatan dari pasien terdiagnosis COVID-19 agar mengembalikan biaya perawatan tersebut dalam waktu secepatnya," katanya.

Tanti menyatakan, pasien terdiagnosis COVID-19 dengan co-insidens maka pembiayaan dibebankan kepada asuransi kesehatan yang dimiliki pasien tersebut sementara klaim pasien yang tidak dibayarkan Kementerian Kesehatan menjadi tanggungan program LKM NIK Kota Bekasi dengan menyertakan bukti penolakan klaim.

Kemudian pasien terduga COVID-19 tetapi belum terkonfirmasi melalui pemeriksaan tes cepat dan tes usap maka mengacu pada diagnosis utama dengan menyertakan surat pertanggungjawaban mutlak bahwa pasien tersebut tidak ditagihkan kepada Kementerian Kesehatan.

Berikut daftar rumah sakit yang bekerja sama dengan Kota Bekasi dalam LKM NIK 2020,

  1. RSU Awal Bros Bekasi Timur
  2. Ananda
  3. Awal Bros
  4. Hermina Bekasi
  5. Mitra Keluarga Bekasi Barat
  6. Mitra Keluarga Bekasi Timur
  7. Permata Cibubur
  8. Siloam Sepanjang Jaya
  9. RS Ibu dan Anak Kurnia Kasih
  10. RS Ibu dan Anak Selasih Medika
  11. Siloam Bekasi Timur
  12. Anna
  13. Anna Medika
  14. Bella
  15. Bhakti Kartini
  16. Budi Lestari
  17. Citra Harapan
  18. Graha Juanda
  19. Hermina Galaxy
  20. Juwita
  21. Kartika Husada
  22. Masmitra
  23. Mekarsari Bekasi
  24. Mitra Keluarga Cibubur
  25. RSU Rawalumbu
  26. Satria Medika
  27. Sentosa
  28. St. Elizabeth
  29. Helsa Jatirahayu
  30. Mitra Pratama Jatiasih
  31. Awal Bros Utara
  32. Mustika Medika Bekasi
  33. Seto Hasbadi
  34. DAT Cikunir
  35. Jati Sampurna
  36. Karya Medika Bantar Gebang
  37. Taman Harapan Baru
  38. RSU Permata Bekasi

Pemerintah juga menanggung biaya pemulasaraan jenazah yang meninggal di rumah selama masa pandemi COVID-19 dan menanggung biaya selisih dari fasilitas pemulasaraan yang disediakan Pemerintah Kota Bekasi (kafan, ambulan jenazah rumah sakit).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers