web analytics
  

Sate Maranggi, Kuliner Khas Purwakarta yang Merambah Amerika

Kamis, 27 Agustus 2020 10:43 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Advertorial, Sate Maranggi, Kuliner Khas Purwakarta yang Merambah Amerika, Sate Maranggi,kuliner Purwakarta,Dedi Mulyadi,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika,Sate Maranggi Frozen,Frozen Food

Sate Maranggi, salah satu kuliner Purwakarta yang sudah merambah berbagai benua dan pernah dikenalkan di PBB oleh Dedi Mulyadi. (Istimewa)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sate Maranggi menjadi salah satu produk kuliner khas Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Bisa jadi di sebagian wilayah Republik ini masih ada yang belum mengenal perbedaan sate maranggi dengan sate dari daerah lain, seperti Sate Madura atau Sate Padang.

Pada dasarnya, sate ini sama, terbuat dari bahan baku utama daging sapi, kambing, atau ayam.

Lantas apa yang membedakannya? Nyaris tidak ada. Selain bahan baku utama, bumbu racikannya pun hampir sama, terbuat dari ramuan khusus khas daerah masing-masing, ditambah kacang dan kecap.

Hanya saja dari kualitas dan rasa, mungkin yang membedakannya tergantung selera lidah. Sate maranggi dari Purwakarta tersentral di daerah Anjun Plered. Namun hampir di setiap sudut wilayah di Kabupaten Purwakarta, penjual sate ini bisa ditemui.

Panganan kuliner yang satu ini, selain punya ciri khas dari Purwakarta, juga sudah melanglang buana ke sejumlah negara di benua Eropa, Amerika, Asia, dan Timur Tengah. 

Sebut saja negara super power Amerika mengenal yang namanya sate. Sebab, pernah disebut-sebut oleh Barack Obama, presiden adidaya saat itu. 

Penyebab lain terkenalnya sate maranggi di mancanegara, salah satunya adalah ketika sate maranggi diperkenalkan di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) oleh Bupati Purwakarta saat itu, Dedi Mulyadi, yang diundang Majelis Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memperkenalkan budaya Sunda. 

Kesempatan itu dimanfaatkan Dedi Mulyadi untuk memperkenalkan salah satu panganan kuliner khas Purwakarta, Sate Maranggi di benua Amerika.

"Saya pernah bertemu dengan Ambu Anne (Bupati Purwakarta saat ini). Beliau bilang bahwa produksi Sate Marangi saya pernah dibawa pak Dedi Mulyadi saat jadi Bupati ke Amerika untuk diperkenalkan di sana," kata pemilik sate kemasan frozen, Rina, ketika ditemui di kediamannya, perum POJ Jalan Raya Sadang-Subang, Rabu (26/8/2020).

Rina sudah memproduksi sate maranggi kemasan frozen sejak 2014.

Pengusaha UKM binaan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) ini mengaku menggunakan bahan baku pilihan khusus agar rasa dan kualitas daging yang dikemasnya tidak berubah.

"Kalau disimpan dalam lemari freezer bisa bertahan 6 bulan. Produk saya ini biasanya dibawa sebagai oleh-oleh orang Indonesia yang bermukim di luar negeri. Atau sebagai buah tangan tamu pejabat dari pusat dan daerah lain yang berkunjung ke Pemkab Purwakarta," ujar Rina.

Bagaimana cara masyarakat umum bisa mendapatkan produknya?

"Produk saya bisa dibeli di galeri MENONG milik Pemkab Purwakarta atau bisa pesan melalui toko-toko online, tinggal ketik sate maranggi frozen langsung muncul produk sate maranggi punya saya berlabel SAMARINA," kata Rina.

Kabid UKM pada DKUPP Ahmad Nizar, ketika ditemui di kantornya, Rabu (26/8/2020) sore merasa bangga dengan adanya pelaku UKM di Purwakarta yang bisa dikenal di berbagai negara.

"Kebanggan kami selain bisa membina pelaku usaha UKM juga mbawa nama Kabupaten Purwakarta terkenal di benua Amerika, Eropa, dan dan Benua Asia serta di Timur Tenga," kata Ahmad Nizar. (Adv)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers