web analytics
  

Polres Cimahi Imbau Masker di Kegiatan Wisata Jadi Budaya

Rabu, 26 Agustus 2020 20:29 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Polres Cimahi Imbau Masker di Kegiatan Wisata Jadi Budaya, Polres Cimahi,Masker

Kapolres AKBP M Yoris Maulana saat didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan silaturahim Forkopimda Kota Cimahi dan KBB bersama pemilik objek wisata dan restoran, sekaligus sosialisasi protokol kesehatan Covid-19, di Cimahi Techno Park, Rabu (26/8/2020). (Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Polres Cimahi mengimbau wisatawan dan pengelola wisata terus menanamkan kesadaran pentingnya penerapan protokol kesehatan Coronavirus Disease (Covid-19) sebagai budaya.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menilai, penggunaan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dalam kegiatan wisata masih belum maksimal dilakukan. Hal itu terlihat dari masih adanya wisatawan yang melanggar protokol kesehatan saat berada di dalam objek wisata. 

"Jangan sampai hanya karena ada petugas baru memakai masker, mari tanamkan penerapan standar kesehatan ini sebagai budaya. Gugah kesadaran dimulai dari diri sendiri," ungkap Kapolres saat didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan silaturahim Forkopimda Kota Cimahi dan KBB bersama pemilik objek wisata dan restoran, sekaligus sosialisasi protokol kesehatan Covid-19, di Cimahi Techno Park, Rabu (26/8/2020).

Yoris mengatakan, meski persentase kepatuhan wisatawan dan pengusaha wisata dalam kegiatan wisata cukup tinggi, namun kondisi ini tak lantas membuat lengah petugas untuk konsisten menegakkan aturan protokol kesehatan. 

"Tingkat kepatuhan sudah 95%, tetapi kita tidak boleh lengah untuk terus meningkatkan sosialisasi. Pengelola wisata memperbanyak tempat cuci tangan seperti mudahnya menemukan tempat sampah, kemudian juga perbanyak spanduk dan imbauan melalui pengeras suara," terangnya.

Kapolres mengatakan, pihaknya sudah memantau ke sejumlah objek wisata, restoran, pasar, dan fasilitas publik lainnya di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Hasilnya, masih ditemukan ada warga yang belum patuh terkait aturan memakai masker di tempat wisata.

"Pengelola wisata harus tegas, terapkan protokol kesehatan ke pengunjung dan juga karyawan. Seperti jaga jarak, tidak berkerumun, dan wajib pakai masker. Kalau ada pengelola yang mengabaikan aturan tersebut akan ditutup," kata Yoris dalam Forkopimda yang dihadiri Dandim 0609/Cimahi, Wali Kota Cimahi, dan Bupati Bandung Barat itu.

Yoris juga meminta soal protokol kesehatan ini, pengelola wisata tidak hanya formalitas dalam penerapannya. Sebagai contoh penggunaan thermogun untuk pengecekan suhu tubuh harus benar-benar akurat. Jika ada yang suhunya di bawah atau di atas rata-rata maka jangan diperbolehkan masuk ke dalam kawasan.

"Kami bersama unsur TNI dari Kodim 0609 akan terus melakukan pemantauan dan menempatkan anggota di tempat wisata. Apalagi di Cimahi ada 40 yang positif dan KBB 30 sehingga masih zona kuning. Jadi tetap harus waspada," tuturnya.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menilai, meski secara daerah berbeda antara Cimahi dan KBB, namun kasusnya sama. Dirinya yakin persoalan ini bisa terselsaikan jika semua pihak bekerja sama dan sama-sama disiplin. 

"Setiap mengumpulkan pengelola wisata saya selalu ingatkan agar protokol kesehatan dijalankan. Soal kebiasaan baru memakai masker, kalau diperkotaan saya liat sudah mengerti, tinggal yang di perkampungan harus diingatkan," kata dia.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers