web analytics
  

Bupati Bandung Barat Bersyukur Animo Masyarakat ke Lembang Tinggi

Selasa, 25 Agustus 2020 22:42 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Bupati Bandung Barat Bersyukur Animo Masyarakat ke Lembang Tinggi, Bupati Bandung Barat Aa Umbara,Lembang,wisata

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat meninjau kesiapan objek wisata di Lembang. (Ayobandung.com)

PARONGPONG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna bersyukur animo wisatawan untuk mengunjungi kawasan Lembang terbilang tinggi meski dalam kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Namun begitu, pemerintah daerah tetap menjaga kewaspadaan membludaknya kunjungan wisata dengan tetap membatasi kerumunan pengunjung didalam objek wisata.

"Memang pengusaha sempat mengeluh kebijakan pemerintah menaikan harga tiket berimbas pada menurunnya jumlah wisatawan, namun harus juga di garis bawahi tujuan kebijakan itu untuk menghindari kerumunan. Kalau saya lihat wisata Lembang cukup bagus daripada daerah lain," ungkap Aa Umbara usai kegiatan pertemuan dengan pengelola wisata di Dusun Bambu, Parongpong, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pemerintah dan pengelola wisata bersepakat menaikan harga tiket 30% dari sebelumnya sebagai bagian dari upaya menekan keramaian wisata.

"Kalau tidak begitu wisatawan bisa membludak dan sulit untuk kita mengontrol paparan Covid-19, kita pemerintah tidak mau terjadi klaster pariwisata," katanya.

Ia mengakui, para pengelola wisata mengeluh lantaran pengunjung menurun drastis. Hal tersebut merupakan imbas dari kebijakan pemerintah membatasi pengunjung hingga 50 % dari kapasitas normal.

Aa menegaskan, pandemi Covid-19 masih terus berlangsung sehingga komitmen antara pemerintah dan pelaku usaha wisata dalam mengambil kebijakan memiliki peran penting menekan paparan Covid-19.

"Jika pandemi Covid-19 telah benar-benar selesai dalam waktu dekat penurunan harga tiket kemungkinan besar dapat dilakukan. Kenaikan tiket ini bukan semata-mata mencari keuntungan, tapi lebih kepada subsidi silang antara penurunan angka kunjungan dengan pendapatan pengelola wisata," tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers