web analytics
  

24.000 UMKM KBB Berharap Dapat Bantuan Presiden

Selasa, 25 Agustus 2020 21:22 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, 24.000 UMKM KBB Berharap Dapat Bantuan Presiden, bantuan presiden,UMKM,KBB,Bandung Barat

UMKM. (Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bandung Barat (KBB) kewalahan dengan banyaknya pengajuan bantuan presiden produktif sebesar Rp2,4 juta dari Kementerian Koperasi dan UMKM

Hingga saat ini, tercatat ada 24.000 pelaku UMKM yang mengajukan dana bantuan tersebut melalui pendaftaran daring aplikasi Dinas Koperasi dan UMKM KBB.

“Pendaftar yang masuk ke kita lumayan membludak. Ada 24.000-an. Tapi setelah diverifikasi yang memenuhi persyaratan ada 7.434 pelaku UMKM,” ujar Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM KBB, Wewen Sarwenda, saat dihubungi Ayobandung.com, Sabtu (22/8/2020).

Bagi UMKM yang sudah lolos verifikasi tersebut, kata Wewen, data-datanya langsung dikirim ke pemerintah pusat. Kemudian berlanjut ke verfikasi tahap dua, bagi UMKM yang masih kurang lengkap persyaratannya.

Menurutnya, untuk mendapatkan bantuan modal bagi pelaku UMKM tersebut, harus memenuhi persyaratan seperti melampirkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kontak person, omzet usahanya di bawah Rp50 juta, sedang tidak menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau pinjaman kredit lainnya ke bank.

“Syarat lainnya sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat, pelaku UMKM-nya bukan PNS, TNI/ Polri, BUMN, atau BUMD. Banyak juga di antaranya yang kita tolak, karena mereka tergolong itu,” bebernya.

Sedangkan untuk kuota bantuan bagi KBB, lanjut Wewen, pemerintah pusat tidak menyebutkan batasannya. Hanya keseluruhan kuota untuk se-Indonesia dialokasikan sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro dan usaha ultra mikro.

Berlomba-lombanya pelaku UMKM mengajukan dana bantuan tersebut salah satunya berkat akses informasi yang disampaikan antara lain melalui media sosial (medsos). Pertama dapat informasi itu, pihaknya langsung komunikasi dengan forum camat.

“Saya kontak Pak Weda (Ketua Forum Camat KBB), supaya disampaikan lagi ke para camat. Nanti para camat menyampaikan lagi ke para kepala desa,” jelasnya.

Belum maksimal info itu sampai ke pelaku UMKM, kemudian pihaknya meminta bantuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk disampaikan lagi ke desa.

Disamping itu, informasi disebarluaskan melalui grup-grup WhatsApp Forum UMKM binaannya. Bahkan dinas jemput bola ke pelaku UMKM agar mereka segera mengajukan bantuan itu ke dinas melalui desa masing-masing.

“Secara kolektif desa mengajukan ke dinas. Karena yang lebih tahu tentang kondisi UMKM itu, benar atau tidaknya kan desa. Jadi kami menerima pengajuan dari desa,” ungkapnya.

Tapi ada juga di antaranya memanfaatkan kesempatan itu dengan menjanjikan akan mempermudah bantuan dengan embel-embel. Padahal pihaknya hanya mengajukan data dan melakukan verifikasi.

“Yang memberikan dananya kan pemerintah pusat, jadi saya minta masyarakat untuk berhati-hati saja, kalau ada oknum yang meminta embel-embel,” imbau Wewen.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 19:10 WIB

Hidup tanpa suami tak menjadikan dirinya pasrah pada nasib. Ratna justru berhasil jadi petani dan mengorganisasi puluhan...

Bandung Raya - Ngamprah, Kisah Ratna Junianti, Petani Perempuan dan Nyala Kartini dari Lembang, Kartini dari Lembang,Petani Perempuan,Semangat Kartini,perempuan merdeka,Kartini jadi simbol dan role model perempuan,gagasan emansipasi,Kelompok Wanita Tani (KWT),simbol perjuangan perempuan,RA Kartini,Srikandi-srikandi pertanian

Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya Picu Kepadatan di Objek Wisata Lemba...

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 18:40 WIB

Bandung Raya masuk dalam wilayah aglomerasi yang diperbolehkan warga untuk bepergian, termasuk ke tempat wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya Picu Kepadatan di Objek Wisata Lembang, Kebijakan Aglomerasi Bandung Raya,Objek Wisata Lembang,larangan mudik,Larangan Mudik 2021,Bandung Raya,wilayah aglomerasi Bandung Raya,kebijakan larangan mudik,desinasi favorit wisatawan,Surat Bebas Covid-19,pergerakan wisatawan lokal

Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 18:32 WIB

Insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum dibayar selama 5 bulan. Mulai dari N...

Bandung Raya - Ngamprah, Insentif Nakes KBB Terancam Molor 11 Bulan, Ini Komentar Dewan, Insentif Nakes KBB,Insentif Nakes KBB belum dibayar,Keterlambatan pencairan insentif nakes,pencarian insentif nakes,Insentif Nakes KBB Molor,Penanganan Covid-19

Kisah Iwan dan Jalan Terjal Melawan Stigma Napi Teroris

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 14:40 WIB

Iwan gencar merangkul mantan napi terorisme, memberi edukasi, dan aneka pelatihan kemandirian ekonomi.

Bandung Raya - Ngamprah, Kisah Iwan dan Jalan Terjal Melawan Stigma Napi Teroris, Melawan Stigma Napi Teroris,Stigma narapidana terorisme,narapidana terorisme,mantan napi terorisme,pelatihan kemandirian ekonomi,pembinaan mantan napi teroris,stigma negatif mantan terorisme,mantan napi teroris

Akibat Arus Pendek Listrik, 1 Rumah di Cisarua Bandung Barat Terbakar

Ngamprah Rabu, 21 April 2021 | 12:13 WIB

Satu rumah di Kampung Cilimus, RT 02, RW 6, Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hangus terba...

Bandung Raya - Ngamprah, Akibat Arus Pendek Listrik, 1 Rumah di Cisarua Bandung Barat Terbakar, kebakaran Bandung Barat,kebakaran Cisarua,BPBD Bandung Barat,Cisarua

Caption Instagram Tiru Anies Baswedan, Ini Jawaban Hengky Kurniawan

Ngamprah Selasa, 20 April 2021 | 19:16 WIB

Sejumlah netizen menilai narasi pada caption posting Hengky Kurniawan sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Bandung Raya - Ngamprah, Caption Instagram Tiru Anies Baswedan, Ini Jawaban Hengky Kurniawan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat,Hengky Kurniawan,unggahan Instagram Hengky Kurniawan,Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedan,Caption Instagram Hengky Tiru Anies,Media Sosial,perencanaan pembangunan daerah tahun 2020

Guru Honorer Pertanyakan Rekrutmen PPPK di KBB

Ngamprah Selasa, 20 April 2021 | 18:46 WIB

Forum guru honor Kabupaten Bandung Barat (KBB) pun meminta pemerintah daerah memberi sosialisasi terkait teknis seleksi....

Bandung Raya - Ngamprah, Guru Honorer Pertanyakan Rekrutmen PPPK di KBB, Guru Honorer,Rekrutmen PPPK,Pemeriksaan Daerah Kabupaten Bandung Barat,Kabupaten Bandung Barat (KBB)

Menengok Sentra Kecimpring di KBB, Kudapan Renyah nan Gurih

Ngamprah Selasa, 20 April 2021 | 16:47 WIB

Seakan tak terpengaruh pandemi, bisnis kuliner tradisional kecimpring sudah ramai sejak sebelum bulan Ramadan.

Bandung Raya - Ngamprah, Menengok Sentra Kecimpring di KBB, Kudapan Renyah nan Gurih, Sentra Kecimpring,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Kecimpring,Kampung Babakan Bandung,Kuliner Tradisional

artikel terkait

dewanpers