web analytics
  

Aksi Penembakan Terjadi di Depan Unpad, Korban Alami Luka Robek di Wajah

Selasa, 25 Agustus 2020 16:18 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Aksi Penembakan Terjadi di Depan Unpad, Korban Alami Luka Robek di Wajah, penembakan,unpad,luka robek,aksi penembakan

Ilustrasi (Ayobandung.com)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi penembakan terjadi di depan Kampus Unpad Dipatiukur sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (24/8/2020). 

Penembakan tersebut dilakukan oleh sejumlah orang yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di wajah.

Korban penembakan, Yoga Novan (22), mengatakan dirinya dan temannya saat itu sedang mengendarai motor di daerah Dipatiukur. Tiba-tiba dia dan temannya diadang pelaku yang mengendarai motor matic besar dan matic kecil.

"Malam itu saya dan teman saya habis dari angkringan. Kemudian, sekitar 30 meter dari lokasi, ketika di jalan saya diadang oleh pelaku yang menodongkan pistol berwarna hitam," ujarnya saat dikonfirmasi Ayobandung.com, Selasa (25/8/2020).

Kemudian Yoga berhenti dan bertanya, "Ada apa?" ke pelaku. Tak lama berselang, pelaku memukul kepala korban memakai senjata tersebut.

"Pelaku berjumlah 4 orang, mereka menghampiri saya dan menodongkan pistolnya tepat di depan wajah saya. Pelaku juga memukul kepala saya menggunakan pistol itu sehingga kepala saya berdarah," ungkapnya.

Ketika hendak membela dirinya, Yovan melihat temannya disandera para pelaku. Lantas Yovan langsung berinisiatif menolong temannya.

"Saat itu teman saya disandera dan ditodong pistol di bagian keningnya. Kemudian, saya menolong teman saya," jelasnya.

Yovan yang hanya berdua dengan temannya, harus berhadapan dengan empat orang pelaku.

"Saya pegang tangan pelaku yang mau nembak teman saya. Namun, pelaku lain menembakan senjatanya tepat ke arah wajah saya. Jaraknya kurang dari 5 cm dari wajah saya. Tembakan terdengar 3 kali dan pelaku juga menembak bagian punggung dan kaki saya," jelas Yovan.

Seorang saksi, Andri (19) menuturkan, kejadian bermula tepat di persimpangan menuju Jalan Teuku Umar, pengendara motor Kawasaki Ninja berwarna kuning ditendang jatuh oleh dua orang lain yang berboncengan menggunakan motor matic besar.

"Setelah itu, sempat terjadi perkelahian. Ada empat orang yang terlibat perkelahian," ujar Andri.

Tak lama kemudian, dua orang yang berboncengan memakai motor matic besar menodongkan senjata. 

Menurut kesaksian Andri, senjata itu terlihat pendek seperti pistol, berwarna hitam. Andri tak mengetahui persis senjata yang dilihatnya. 

"Dua orang terlihat membawa senjata pendek kayak beceng. Lalu ditembakan, meletusnya tapi itu terdengar seperti tidak ada peluru, seperti suara angin," tuturnya.

"Saya saat kejadian sedang nongkrong di tempat susu murni. Saya dan orang yang ada di lokasi itu panik ketika mendengar letusan senjata itu. Saya tidak tahu masalahnya apa," jelas Andri.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers