web analytics
  

Daftar Pelaku dan Pembagian Peran Pelemparan Bom Molotov di Bogor

Selasa, 25 Agustus 2020 14:24 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Daftar Pelaku dan Pembagian Peran Pelemparan Bom Molotov di Bogor, Bom Molotov,Bogor,Berita Bogor,LPI Cileungsi

Petugas kepolisian berhasil mengungkap peran dan identitas 7 pelaku pelemparan bom molotov di Bogor pada Juli 2020. Kini mereka ditetapkan menjadi tersangka. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Petugas kepolisian berhasil mengungkap peran dan identitas 7 pelaku pelemparan bom molotov di Bogor pada Juli 2020. Kini mereka ditetapkan menjadi tersangka.

Hingga kini, petugas kepolisian masih memburu pelaku lainnya.

Berikut identitas dan peran tersangka pelemparan bom molotov di Bogor

1. AS (25) warga asal Bogor yang juga sebagai Pemimpin Laskar Islam/LPI Cileungsi. Dia berperan sebagai peracik bom molotov.

2. MP (24) warga asal Bogor. Dia berperan sebagai pemantau situasi di TKP.

3. A (32) warga asal Bogor yang juga sebagai Pimpinan Majelis Quthbil Mala. Dia berperan sebagai penyedia tempat berkumpul atau perencanaan. Dia juga memberi fasilitas berupa motor yang juga dipakai melakukan aksi tersebut.

4. S (35) warga asal Bogor yang juga anggota LPI Gunung Putri. Dia berperan sebagai pengendara motor.

5. NM (23) warga asal Bogor. Dia menjadi penumpang di motor S dan pembeli bensin.

6. MRR (21) warga asal Bogor. Dia berperan sebagai pengendara yang membonceng F (DPO). F sendiri sebagai mantan Anggota LPI.

7. AK (24) warga asal Bogor. Dia berperan sebagai pembuat bom molotov.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, para tersangka dijerat Pasal 187 KUHP dan Pasal 406 KUHP.

"Kami jerat ketujuh pelaku dengan pasal 187 KUHP, dan pasal 406 KUHP. Untuk pasal 187 KUHP ancaman hukumannya 12 tahun penjara, untuk pasal 406 KUHP ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan," ujar Rudy di Polda Jawa Barat, Selasa (25/8/2020).

Rudy juga menegaskan agar pelaku yang belum tertangkap untuk menyerahkan diri. "Para pelaku masih ada yang belum ketangkap, saya berharap menyerahkan diri. Karena kami sudah mengetahui identitas, alamat, dan lokasi para tersangka lain berada," katanya.

Kemudian, petugas kepolisian mengamankan barang bukti dari para pelaku, yakni satu botol bekas sirup berisi bensin, sumbu warna hijau, lima pecahan kaca, satu buah flash disk 32 GB berisi rekaman CCTV, flashdisk 65 GB berisi 11 rekaman CCTV, motor Yamaha N-Max bernomor polisis B 3405  EPF, Honda Beat putih bernomor polisi F 6352 FEC, dan Honda Vario bernomor polisi F 3860 IG.

Dua tempat yang berlokasi di Bogor menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada bulan Juli lalu. Kedua lokasi tersebut ialah di Megamendung dan Cileungsi.

Sebelumnya, Kantor sekaligus kediaman Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bogor Rosenfield Panjaitan mengalami teror pelemparan bom molotov, Selasa (28/7/2020) dini hari.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga, mengatakan adanya pelemparan bom molotov itu baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB.

"Pada pukul 02.30 WIB terjadi pelemparan bom molotov, Itu sekaligus kediaman wakil ketua PDIP Kabupaten Bogor atas nama Rosenfield Panjaitan, baru diketahui pada pukul 06.00 WIB terjadi pelemparan," ujarnya di Polda Jawa Barat, Selasa (28/7/2020).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, menurutnya lemparan bom molotov itu terjadi sebanyak tiga kali. Bom molotov itu mengenai kaca dan dinding rumah.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers