web analytics
  

Tip Mengajak Anak Menggunakan Masker

Selasa, 25 Agustus 2020 13:49 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Tip Mengajak Anak Menggunakan Masker , Masker Anak,Pola Asuh,masker,Cara Mencegah Virus Corona

[Ilustrasi] Anak-anak menggunakan masker. (Unsplash/@mborisov)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Keberadaan virus di sekeliling membuat setiap orang harus waspada. Ada kebiasaan baru yang harus ditambahkan dalam keseharian. Selalu menjaga kebersihan, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

Bagi orang dewasa, menggunakan masker tidak begitu sulit dilakukan. Apalagi setelah memahami risiko yang akan didapat jika tidak memakai masker. Tapi tidak demikian untuk anak-anak.

Berikut beberapa saran yang bisa diterapkan agar anak mau pakai masker.

1. Pancing munculnya kepahlawanan dalam diri anak

Anak-anak sebenarnya bukan tidak mau menggunakan masker. Hanya saja, mereka tidak suka diatur. Daripada memaksa, coba pancing kebaikan alami dan altruisme dalam diri anak.

Jelaskan pada mereka orang-orang dewasa membutuhkan bantuan mereka untuk menjaga masyarakat tetap aman. Katakan ini adalah kesempatan mereka untuk menjadi pahlawan setiap hari.

“Anak-anak memiliki rasa keadilan sosial yang tinggi dan ingin segalanya adil untuk semua,” ungkap Alyson Schafer, psikoterapis dan parenting coach. Katakan pada anak kita menggunakan masker karena ingin membantu orang lain, tidak hanya diri kita sendiri.

Cara Anda mengatakannya juga berpengaruh. Semakin tenang, percaya diri, dan yakin Anda, semakin besar kemungkinan anak-anak mengikutinya.

2. Latihan dengan sabar

Latih anak menggunakan masker selama beberapa waktu dalam sehari. Secara bertahap, tingkatkan jumlah waktu mereka memakainya. Sementara untuk menjaga jarak, coba gunakan permainan.

Anak-anak belajar dengan baik lewat permainan. Buat permainan yang menyenangkan untuk mengajari mereka bertahan pada satu tempat atau menebak seberapa jauh dua meter itu.

Kemudian bawa anak-anak untuk mengikuti acara kecil. Beri mereka kebebasan untuk memilih apakah mau menggunakan masker atau tidak, mau menjaga jarak atau tidak, tapi dengan sebuah konsekuensi. Misalnya, jika tidak mau mengenakan masker dan menjaga jarak mereka tidak akan dapat es krim.

3. Bantu anak mengatasi tekanan dari teman sebaya

Anak-anak mungkin berpikir dia akan terlihat aneh di hadapan teman-temannya jika menggunakan masker. Ketika anak-anak melihat teman-temannya juga menggunakan masker, barulah mereka akan merasa lebih baik akan peraturan tersebut.

Namun ketika lingkungan di sekitar anak Anda belum menggunakan masker, coba diskusikan dengan anak untuk menangani situasi tersebut. Coba untuk memberi pilihan jawaban yang lucu untuk anak-anak saat berhadapan dengan temannya yang tidak menggunakan masker.

"Ingatlah apa yang ingin dicapai anak Anda," kata Schafer. “Bersikap kasar atau menghakimi akan mengundang sikap defensif. Bersikap baik dan mendidik sambil tetap aman adalah tujuannya." (Putri Shaina) 

Sumber: National Geographic
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers