web analytics
  

Ade Barkah Kehilangan Sosok Abah Sang Pawang Hujan

Senin, 24 Agustus 2020 18:30 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Ade Barkah Kehilangan Sosok Abah Sang Pawang Hujan, Abah Hamid,Pawang Hujan,Ade Barkah

Ade Barkah melayat ke rumah almarhum Abah Hamid (75) sebagai pawang hujan legendaris di Kabupaten Cianjur. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Sosok Abah Hamid (75) sebagai pawang hujan legendaris di Kabupaten Cianjur telah meninggal, Jumat (21/8/2020) lalu. Sejumlah pengusaha, tokoh politik, tokoh olahraga dan tokoh masyarakat Cianjur melayat almarhum karena kebaikannya.

Tak terkecuali Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah Surachman, di tengah kesibukannya berpolitik menyempatkan waktu mendatangi rumah almarhum Abah Hamid (75) di Kampung Kebonsalak Desa Sindangasih Kecamatan Karantengah, Senin (24/8/2020).

Memasuki kediaman Almarhum, Ade Barkah Surahman sepasang matanya berkaca-kaca saat merangkul Mak Ooy (70) istri Abah Hamid yang menemaninya hingga akhir hidupnya.

Ade Barkah menanyakan perihal meinggalnya almarhum, Mak Ooy mengatakan,suaminya sakit setelah pulang kerja sebagai pawang hujan sebuah hajatan pernikahan.

"Abah sakit tidak lama, cuma sehari. Hanya ditinggal sebentar sama Emak ke pengajian, pas pulang sudah tiada (meninggal dunia)," ujar Mak Ooy saat disambangi di rumahnya, Senin (24/8/2020).

Mak Ooy mengatakan, meskipun sudah uzur, suaminya tetap bekerja seperti biasa sebagai pawang hujan kalau ada order, terutama panitia hajatan.

"Kadang sakit, tapi tidak lama, mungkin karena sudah tua. Tapi masih tetap suka bekerja kalau ada yang minta untuk jadi pawang hujan," tuturNya.

Ade Barkah mengaku sengaja melayat ke rumah Abah Hamid karena sudah kenal lama. Menurut Ade Barkah, sejak muda dia kenal Abah Hamid sebagai pawang hujan.

"Ketika saya masih muda jadi pemborong sering menggunakan jasa Abah Hamid, apalagi kalau sedang ada borongan membangun jalan di Cianjur selatan," ujar Ade Barkah.

Ade Barkah mengaku mendapat kabar Abah Hamid meninggal dunia saat berada di Kabupaten Kuningan. Dia pun baru bisa melayat sekaligus menyambangi keluarga almarhum hari ini.

"Saya sudah merasa seperti kepada orangtua sendiri. Saya kenal Si Abah sejak saya muda sampai sekarang. Saya merasa sangat kehilangan," kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini.

Namun, lelaki yang akrab disapa Kang AB ini menyayangkan kepiawaian Abah Hamid sebagai pawang hujan tidak ada yang melanjutkan oleh anak-anaknya. Padahal, setiap kegiatan, khususnya Partai Golkar di Kabupaten Cianjur, sering melibatkan Abah Hamid sebagai pawang hujan.

"Ilmu Bapak tidak diturunkan sama kami, anak-anaknya, karena syaratnya berat," ujar Alo Solehudin (48 tahun), anak sulung Abah Hamid.

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

terbaru

Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 22:15 WIB

Sebanyak dua dus obat-obatan di Posko bencana Kampung Rawa Dulang, RT02/03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupa...

Umum - Regional,  Obat-obatan untuk Korban Banjir Bandang Bogor Kedaluwarsa, Banjir bandang Bogor,Obat-obatan Kedaluwarsa,Korban Banjir Bandang Bogor

5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Pene...

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:14 WIB

Vaksin Covid-19 sebanyak 5400 dosis akan diterima Pemkab Cianjur, Senin (25/1/2021) depan, jumlah tersebut sesuai tenaga...

Umum - Regional, 5.400 Dosis Vaksin Covid-19 Segera Tiba di Cianjur, Inilah Syarat Penerima, Vaksin Covid-19 Cianjur,Vaksinasi Covid-19 di Cianjur

Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 20:04 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan dari hasil dari kegiatan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) diketa...

Umum - Regional, Jumlah Penduduk Jabar 48,27 Juta Jiwa, Kabupaten Bogor Terbanyak, Jumlah Penduduk Jabar,BPS Jawa Barat,Sensus Penduduk 2020 (SP2020)

Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:52 WIB

Warga Kampung Mekarmulya Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur dihebohkan dengan penemuan bayi baru lah...

Umum - Regional, Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Halaman Rumah, Bayi Dibuang,Bayi di Cianjur,Kriminal Cianjur

Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 19:04 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan antisipasi apabila pedagang daging mogok berjualan menyusul harga daging sapi ya...

Umum - Regional, Pemkab Bandung Siapkan Operasi Pasar Daging Sapi, Pemkab Bandung,Operasi Pasar Daging Sapi,Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan

Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:58 WIB

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar tidak yakin pemb...

Umum - Regional, Baru 80 Persen, Pembangunan Setda Cianjur Molor?, Pembangunan Setda Cianjur,Pemkab Cianjur

Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 18:20 WIB

Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur mencatat muncul tiga klaster keluarga terkonfirmasi Co...

Umum - Regional, Satgas Identifiksi 3 Klaster Keluarga di Cianjur, Satgas Covid-19 Cianjur,Klaster Keluarga di Cianjur

KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur

Regional Kamis, 21 Januari 2021 | 17:57 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin sebagai pem...

Umum - Regional, KPU Cianjur Tetapkan Herman-TB Mulyana Pemenang Pilkada Cianjur, Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin,Pilkada Cianjur,KPU Cianjur
dewanpers