web analytics
  

Pasien Positif Covid-19 di Purwakarta Tinggal 30 Orang

Senin, 24 Agustus 2020 06:42 WIB
Umum - Regional, Pasien Positif Covid-19 di Purwakarta Tinggal 30 Orang, COVID-19,Virus Corona,Purwakarta,Berita Purwakarta

Ilustrasi--Virus Corona (Pixabay)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta menyatakan kasus Covid-19 di daerahnya masih fluktuatif. Ahad (23/8) terjadi pengurangan jumlah pada warga yang terkonfirmasi positif sebanyak 5 orang. Sehingga jumlah pasien Covid-19 yang tersisa sebanyak 30 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan, mengatakan, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta terdapat 133 orang. Secara keseluruhan, telah dinyatakan sembuh sebanyak 99 orang. 

“Sebelumnya, kami catat juga ada 4 orang positif telah meninggal dunia, dan hari ini, masih terdapat 30 orang yang berstatus terkonfirmasi positif," kata Deni dalam keterangan tertulis, Ahad (23/8/2020).

Kata Deni, ke-30 warga terkonfirmasi tersebut, 5 orang diantaranya terdapat di Kecamatan Purwakarta, 4 orang di Jatiluhur, 5  Plered, 4 Tegalwaru, 2 Darangdan, 1 Bojong, 1 Pondoksalam, 3 Babakan Cikao, 3 Campaka, 1 Cibatu, dan 1 orang di Kecamatan Bungursari.

“Data lainnya juga kami sampaikan, untuk Kontak Erat jumlahnya tetap 110 orang, Suspek bertambah 1 orang, menjadi 37 orang dan Probable nihil," ujarnya.

Kata dia, Gugus Tugas juga tak henti-hentinya terus melakukan sosialisasi agar warga mematuhi protokol kesehatan, karena pandemi ini masih belum selesai. Ia juga meminta agar masyarakat tetap waspada dan tetap menjalankan anjuran pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi ini.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Dinkes Purwakarta untuk menghadapi situasi ini, Deni menyebutkan melalui pelacakan yang efektif, pelaksanaan manajemen klinis sesuai Permenkes nomor 413 tahun 2020, dan berkoordinasi dengan tim Covid-19 pusat juga provinsi.

Deni mengatakan, masyarakat diminta untuk tetap melakukan anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Pasalnya, diperlukan peran semua pihak untuk secara bersama-sama melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers