web analytics
  

Harga Sayur Anjlok, Petani Bandung Barat Terus Merugi

Senin, 24 Agustus 2020 05:57 WIB
Bandung Raya - Ngamprah, Harga Sayur Anjlok, Petani Bandung Barat Terus Merugi, Petani,Petani KBB,Berita Bandung,Kabupaten Bandung Barat

Ilustrasi--Petani Kabupaten Bandung Barat (Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah petani di Kabupaten Bandung Barat mengalami kerugian setelah harga sejumlah jenis sayuran turun cukup tajam di masa pandemi Covid-19. Penurunan harga paling tajam adalah cabai dan tomat.

Salah seorang petani Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Tiar (46) menyebut saat ini banyak sayuran yang harganya turun.

"Sayuran sekarang harganya anjlok sudah dua bulan ini, termasuk tomat sama cabai," kata Tiar saat ditemui, Ahad (23/8).

Dia mengatakan, saat ini harga tomat di pasaran hanya Rp 1.000, bahkan sempat hanya Rp 600 per kilogram. Padahal biasanya para pedagang di pasar menjual dengan harga hingga Rp 9.000 per kilogram.

Kemudian harga cabai juga juga merosot cukup tajam, dari yang biasanya Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram, kini di pasaran harganya hanya Rp 7.000 per kilogram.

Tiar mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat merosotnya harga sayuran yang ia tanam. Dalam sekali panen, menurutnya ia membutuhkan biaya hingga Rp 130 juta.

"Kalau harganya (tomat) Rp 5.000 saja biasanya dapat sampai Rp 300 juta sekali panen. Kalau sekarang buat modal saja belum balik sepeser pun," katanya.

Dia menduga, turunnya harga sayuran itu disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun akibat pandemi Covid-19. Sehingga melimpahnya stok sayuran khususnya tomat dan cabai tidak diimbangi dengan permintaan masyarakat.

Apabila kondisi ini terus berlangsung dalam dua bulan ke depan, ia rasa para petani lainnya yang merasakan juga hal tersebut bakal terancam gulung tikar karena kehabisan modal.

Selain Tiar, hal tersebut juga dirasakan oleh Yayan (47), petani pemilik lahan di Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang. Ia mengaku sudah pasrah dengan merosotnya harga tomat itu, hingga stok tomat yang ada kini membusuk.

Ia mengaku sudah tak mampu membayar petani penggarap lahan untuk memetik buah tomat. Sehingga ia membiarkan para petani penggarap untuk menjual tomatnya sendiri.

"Kalau ada pekerja yang mau petik terus dijual sama dia, silakan," kata Yayan.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengatakan pihaknya bakal mencoba untuk membeli secara rutin sayuran tersebut untuk meningkatkan permintaan sayuran. Sehingga harga sayuran bisa kembali meningkat di pasaran.

"Dulu pernah, sayuran itu kami beli per paket Rp 50 ribu, dan dibeli oleh para ASN kita, sekitar hampir dua ribu ASN, mudah-mudahan sekarang juga bisa seperti itu, sistem yang dulu, kita terapkan lagi kalau kondisi memang harganya di bawah," kata Aa.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.7...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 18:34 WIB

Sebanyak 4.774 formasi bakal dibuka dalam rekrutmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 202...

Bandung Raya - Ngamprah, Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774, CPNS KBB,PPPK KBB,CPNS Bandung Barat,PPPK Bandung Barat,Formasi CPNS Pemkab Bandung Barat

Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 17:00 WIB

Pada periode liburan Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, angka kunjungan ke Kebun Binatang Bandung mengalami lonjakan.

Bandung Raya - Ngamprah, Wisata ke Kebun Binatang Bandung, 2 Warga Padalarang Positif Covid-19, Kebun Binatang Bandung,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Padalarang,Bandung Zoological Garden,Positif Covid-19,Rapid Test Antigen Acak,kebun binatang bandung hari ini,COVID-19

Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 16:15 WIB

Pelaku wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus memetik pelajaran dari penutupan wisata.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutupan Wisata Akibat Pengunjung Membludak Harus Jadi Pelajaran, Penutupan Wisata,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Pelaku wisata,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB Heri Pratomo,Kasus Covid-19

Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 15:54 WIB

Penampakan hewan langka mirip kukang Jawa membuat heboh warga Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Heboh! Warga Citatah Temukan Hewan Langka Mirip Kukang Jawa, Kukang Jawa,kukang jawa citatah,kukang jawa bandung,warga citatah lihat kukang jawa,Hewan Langka

Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 12:12 WIB

Partai Nasdem resmi mencopot Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpina...

Bandung Raya - Ngamprah, Resmi! Aa Umbara Dicopot dari DPD Nasdem Bandung Barat, Aa Umbara dicopot Partai Nasdem,aa umbara tersangka korupsi,KPK Tetapkan Aa Umbara Tersangka,Aa Umbara Tersangka,aa umbara korupsi,Aa Umbara korupsi bansos,Aa Umbara,Partai NasDem

Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bu...

Ngamprah Selasa, 18 Mei 2021 | 06:38 WIB

Ada empat jembatan berbahan kayu yang mengapung di perairan Waduk Saguling, yang menghubungKan beberapa wilayah di Bandu...

Bandung Raya - Ngamprah, Fantastis! Omzet Jembatan Apung Waduk Saguling Capai Rp100 Juta per Bulan, Waduk Saguling,jembatan Waduk Saguling,Jembatan Jubang,Jembatan Sasak Bodas,Jembatan Bucin,Jembatan Surapatin

Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 17:15 WIB

Bahkan selama periode libur Lebaran mulai 12-16 Mei 2021, okupansi hotel KBB masih lesu. 

Bandung Raya - Ngamprah, Meski Libur Lebaran, Okupansi Hotel di KBB Masih Terlalu Rendah, Libur Lebaran,Okupansi Hotel,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud),penyekatan wilayah

2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi

Ngamprah Senin, 17 Mei 2021 | 16:20 WIB

Kedua orang pemudik tersebut hendak melakukan perjalanan ke Bandung Raya.

Bandung Raya - Ngamprah, 2 Pemudik Positif Covid-19 Ditemukan di Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi,Pemudik Positif Covid-19,Rapid Test Antigen,Rest Area KM 125 Tol Purbaleunyi,Bandung Raya,Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana,Pelaksana Tugas (Plt),Kota Cimahi

artikel terkait

dewanpers