web analytics
  

Penangkapan Habib Bahar Disebut Seperti Peristiwa G30SPKI, Ini Tanggapan Bapas

Rabu, 19 Agustus 2020 13:27 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Penangkapan Habib Bahar Disebut Seperti Peristiwa G30SPKI, Ini Tanggapan Bapas, Habib Bahar bin Smith,BAPAS,Bapas Bandung,Ksus Habib Bahar bin Smith,Hukum dan kriminal

Pembimbing Kemasyarakatan Madya Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung Budiana (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Tim kuasa hukum Habib Bahar bin Smith dan Badan Pemasyarakatan (Bapas) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jawa Barat, Bandung, Selasa (18/8/2020). Pada sidang tersebut, Bapas menanggapi pernyataan tim kuasa hukum mengenai persoalan penangkapan Habib Bahar.

Tim kuasa hukum Habib Bahar menganggap penangkapan Habib Bahar saat itu seperti peristiwa G30SPKI. Menangaggapi hal itu, Pembimbing Kemasyarakatan Madya Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung Budiana mengatakan, semua itu atas arahan dari penyidik dari reskrim dengan alasan demi keamanan.

"Karena informasi dari penyidik untuk menangkap Habib itu kan diperlukan waktu yang lama dan beberapa kali. Jadi dengan alasan keamanan, maka dari itu penangkapan dilakukan secara dadakan dan malam hari setelah acara ceramah," ujarnya di Kantor Bapas, Rabu (19/8/2020).

Kemudian, Budiana juga menjelaskan bahwa asimilasi Habib bahar dicabut karena dianggap melanggar aturan.

"Memang benar tidak dibacakan secara rinci, hanya kesimpulannya saudara Habib ditahan lagi karena melanggar PSBB aturan asimilasi. Hal tersebut disampaikan oleh Kalapas dan Kasatreskrim Polres di lokasi," jelas Budi.

"Pada intinya, penangkapan tersebut demi keamanan dan itu ranahnya petugas kepolisian. Kalau dari pihak pemasyarakatan hanya koordinasi saja perihal akan mencabut dan menjemput," ungkapnya.

Sebelumnya, Tim kuasa hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta,  menyampaikan hal-hal yang menurutnya berlebihan dalam penangkapan Habib Bahar.

"Dalam proses pembacaan surat gugatan tadi disampaikan hal-hal yang kita anggap berlebihan, diantaranya mengenai pengerahan polisi yang membawa (senjata api) berlaras panjang, kemudian Habib dijemput pada jam dua malam. Hal-hal itu kita sampaikan, itu persis peristiwa G30SPKI," jelasnya, Senin (3/8/2020).

Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada Senin (24/8/2020) dengan agenda duplik dari pihak tergugat (Bapas). Duplik merupakan jawaban tergugat (Bapas) atas replik dari penggugat (Tim Kuasa Habib Bahar).

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

74 Warga Binaan Sukamiskin Bandung Sembuh dari Covid-19

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 14:26 WIB

Kalapas Sukamiskin Asep Sutandar mengatakan, narapidana yang sempat dinyatakan positif virus Covid-19 sebanyak 74 orang....

Umum - Regional, 74 Warga Binaan Sukamiskin Bandung Sembuh dari Covid-19, Tahanan Sukamiskin positif Covid-19,Covid-19 Sukamiskin,narapidana positif Covid-19,Sukamiskin,Sukamiskin,Lapas Sukamiskin

Tokoh Agama Tasikmalaya Minta Perpres Investasi Miras Dibatalkan

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 12:51 WIB

Pimpinan pondok pesantren Ma'had Ihya Assunah Paseh Ustaz Maman mengatakan, apapun alasan pemerintah membuat perpres ter...

Umum - Regional, Tokoh Agama Tasikmalaya Minta Perpres Investasi Miras Dibatalkan, Perpres miras,Perpres investasi miras,miras,Tokoh agama Tasikmalaya,tolak perpres miras

Terendam Banjir, 219 Hektare Sawah Karawang Terancam Puso

Regional Senin, 1 Maret 2021 | 12:44 WIB

Ratusan hektare sawah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terancam puso karena terendam banjir. Saat ini ada 219 hektare s...

Umum - Regional, Terendam Banjir, 219 Hektare Sawah Karawang Terancam Puso, Sawah Terendam Banjir,sawah karawang,sawah di karawang,Banjir Karawang

Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 20:07 WIB

Sebanyak 10 orang pasien positif Covid-19 di Kota Bogor meninggal dunia dalam sepekan terakhir. Pada pekan sebelumnya te...

Umum - Regional, Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal, Covid-19 Kota Bogor,Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal,Dinas Kesehatan Kota Bogor

Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:47 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan untuk mengganti suplaier nakal pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Suplaier Nakal BPNT,BPNT Kemensos,BPNT di Cianjur

Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, A...

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:25 WIB

Sebanyak 80 kepala keluarga terdampak pergeseran tanah di Kampung Lengis Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cia...

Umum - Regional, Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, Asalkan..., Warga Batulawang Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:51 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk pelayanan publik selain tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya rencana dilaksanakan pada...

Umum - Regional, Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok, tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi pelayan publik

Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:40 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga yang menjadi korban perger...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor, cianjur,cipanas,Longsor Cianjur,Pergerakan Tanah Cianjur,Herman Suherman

artikel terkait

dewanpers