web analytics
  

PT KAI Tambah Perjalanan KA Mutiara Selatan

Selasa, 18 Agustus 2020 18:37 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, PT KAI Tambah Perjalanan KA Mutiara Selatan, PT Kereta Api Indonesia (KAI),KA Mutiara Selatan

Kereta Api. (Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung menambah tanggal perjalanan Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung - Surabaya Gubeng - Malang dan Bandung - Gambir.

Hal itu disampaikan oleh Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea. Ia mengatakan, untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini, Daop 2 kembali menambah tanggal perjalanan KA Mutiara Selatan.

"Jika sebelumnya hanya dijalankan pada tanggal tertentu, maka mulai tanggal 19 Agustus, tanggal perjalanannya di tambah sampai akhir bulan Agustus 2020. Baik yang ke arah Malang maupun yang ke arah Gambir," ujarnya dalam surat keterangan yang diterima Ayobandung.com, Selasa (18/8/2020).

Adapun tanggal keberangkatan KA Mutiara Selatan dari Stasiun Bandung sebagai berikut :

1. KA 104 Mutiara Selatan relasi Bandung-Surabaya Gubeng - Malang jadwal keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 20.55 WIB berjalan tanggal 19-24 Agustus dan 27-31 Agustus 2020.

2. KA 103 Mutiara Selatan relasi Bandung-Gambir keberangkatan dari Stasiun Bandung pukul 10.00 WIB berjalan tanggal 20-25 Agustus dan 28-30 Agustus 2020.

Sementara itu, secara total perjalanan KA Jarak Jauh dar Daop 2 selama Agustus 2020 menjadi 20 perjalanan. Kemudian pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-7 di aplikasi KAI Access, Web kai.id, dan seluruh mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Noxy juga memastikan KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan, seperti mensyaratkan surat keterangan bebas Covid-19, wajib memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang.

“Mulai tanggal 30 Juli 2020, calon penumpang kereta api yang telah memiliki kode booking bisa melakukan rapid test di Stasiun Bandung sebelah utara dengan biaya Rp 85.000. Layanan ini merupakan sinergi BUMN yaitu kerja sama antara PT KAI dan PT Rajawali Nusindo yang merupakan anak perusahaan dari PT Rajawali Nusantara Indonesi (RNI),” terang Noxy.

Noxy menambahkan bahwa dari tanggal 30 Juli sampai dengan 17 Agustus 2020, sudah ada 3.835 pelanggan yang memanfaatkan layanan rapid test di Stasiun Bandung.

Layanan rapid test di Stasiun Bandung dibuka mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB. "Calon penumpang yang telah memiliki kode booking diimbau untuk melaksanakan pemeriksaan rapid test sehari sebelum keberangkatan dan tiba 30 menit sebelum jam keberangkatan kereta untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan sebelum naik KA," ucap Noxy.

Dengan adanya fasilitas pelayanan rapid test di Stasiun Bandung, Noxy berharap akan semakin mempermudah masyarakat untuk menggunakan kereta api. Hasil rapid test tersebut berlaku selama 14 hari.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers