web analytics
  

Safe Travel Campaign Tingkatkan Jumlah Penumpang Pesawat

Minggu, 16 Agustus 2020 16:57 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gaya Hidup - Wisata, Safe Travel Campaign Tingkatkan Jumlah Penumpang Pesawat, PT Angkasa Pura II,Safe Travel Campaign

Press Conference Safe Travel Campaign. (Eneng Reni)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- PT Angkasa Pura II (Persero) menyebut Safe Travel Campaign yang digelar di 19 bandara berhasil meningkatkan kepercayaan dan rasa percaya diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara di tengah pandemi.

Hal itu terlihat dari data peningkatan jumlah penumpang pesawat setelah berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada awal Juni lalu.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan tujuan utama Safe Travel Campaign ini, agar bandara selalu siap serta sigap dalam hal operasional dan pelayanan yang mengedepankan aspek kesehatan di tengah adaptasi kebiasaan baru.

"Tujuan utamannya, bagaimana operator bandara dan maskapai bisa me-recovery kembali transportasi udara. Bagaimana juga menyiapkan flying safely, healthy, and comfortable untuk tranfortasi udara nasional," kata Awaluddin dalam konferensi pers di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Minggu (16/8/2020).

Awaluddin menyampaikan, kesiapan dan kesigapan bandara dalam Save Travel Campaign ini diharapkan dapat meningkatkan dan menjaga kepercayaan masyarakat kepada angkutan udara di tengah pandemi ini. 

Selaku operator bandara dan stakeholder seperti Otoritas Bandara, maskapai, KKP Kemenkes, Balai Karantina, PT Angkasa Pura II berkomitmen penuh menjaga dipatuhinya protokol kesehatan berstandar global di antaranya sesuai World Travel and Tourism Council (WTTC) yang juga merujuk ke Airport Council International (ACI). 

Menurut Awaluddin, PT Angkasa Pura II sangat konsen untuk mewujudkan bandara yang sehat, aman, dan higienis. Salah satunya bagaimana protokol kesehatan Covid-19 ini harus dijalankan bersamaan dengan protokol untuk pemulihan ekonomi.

Karenanya, Awaluddin menilai, semua operator bandara dan maskapai jangan abai agar bisa bersama mendorong situasi perekonomian bisa membaik.

"Physical distancing, healthy sreaning, penjaminan sanitasi, penyemprotan disinfektan, hingga people protection  baik untuk orang yang kerja di badara udara, maupun pengguna jasa bandara, calon penumpang, pengunjung, dan pekerja. Kita lakukan ini secara rutin untuk meningkatkan trust dan confident masyarakat pada transportasi udara," katanya.

Awaluddin juga mengungkapkan, Safe Travel Campaign nyatanya mampu memberikan dampak positif pada kepercayaan masyarakat terhadap angkutan udara.  Buktinya, kampanye ini berdampak positif pada jumlah penumpang pesawat. Semisal, untuk data perjalanan Bandara Husein Sastranegara, pada 10 Agustus 2020 tumbuh 33% dibandingkan 10 Juli 2020.

Di sisi lain, Awaluddin memaparkan sejak pengumuman kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 maret, dampak penurunannya memang sangat drastis. Apalagi saat adanya larangan mudik, PSBB yang diperketat saat memasuki Hari Raya Idulfitri. Bahkan data April sampai Mei 2020 grafik perjalanan sampai menyentuh titik terdasar lantaran tidak ada penerbangan sama sekali.

"Di Q1 itu kecil sekali pergerakannya. Tapi sejak Juni pergerakan grafis mulai naik, sampai Agustus juga terlihat pergerakannya semakin positif. Saat Juli 1,5 juta penumpang sudah terjadi di AP II. Di Agustus prediksi kami bisa menembus 2 juta penumpang karena penerbangan kita ini didominasi penerbangan domestik Jadi kita optimis ada recovery," katanya.

Awaluddin menyampaikan, meski data perjalanan transportasi udara di PT Angkasa Pura II pada April dan Mei menyentuh titik nadir. Namun dia menilai, hal itu menjadi bukti efektifnya penerapan kebijakan pemerintah di masyarakat selama masa pandemi.

"Kalau mau jujur itu menjadi bukti efektifnya regulasi dari pemerintah yang berjalan baik, efektif, saat itu masyarakat enggan berpergian. Berdasarkan proses pengendalian ini positif. Turunnya itu karena kita konsisten kita menerapkan regulasi itu," katanya.

Karenanya, menurut Awaluddin, selama protokol kesehatan dipatuhi secara ketat, hal itu bisa menjadi bagian dalam proteksi. Dia juga menyampaikan, kehadiran Save Trevel Campaign pun untuk memastikan bahwa SOP dan kesiapan staf bisa terjamin dan tervalidasi dengan baik.

"Kita ingin memastikan SOP protokol kesehatan ini terkontrol dan dilakukan dengan baik ini konsep industri colaboration. Industry colaboration menjadi jaminan sebuah protokol itu bisa disampaikan dengan baik, dan ini harus dimulai dari para pelaku sebagai contoh, karena ini untuk memenuhi konsep rebulding trust and confident," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers