web analytics
  

2 Juta Pelaku UMKM Jabar Ditargetkan Dapat Bantuan Tunai

Sabtu, 15 Agustus 2020 13:13 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional,  2 Juta Pelaku UMKM Jabar Ditargetkan Dapat Bantuan Tunai, UMKM,Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat,COVID-19,Berita Jawa Barat

Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar tengah menginventarisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jabar. Mereka yang didata, diproyeksikan menyerap bantuan tunai sebesar Rp2,4 juta dari pemerintah pusat.

 

Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar dua juta pelaku UMKM di Jabar mendapatkan bantuan tersebut agar dapat kembali berproduksi selepas usahanya tersendat akibat Covid-19. Saat ini, sekitar 2,1 juta UMKM telah mendaftar.

"Minimal dua juta UMKM menerima bantuan. Berdasarkan data dari pusat, hampir sekitar 2,1 juta UMKM sudah mendaftar. Kebanyakan UMKM tersebut diajukan dari mitra PNM (Permodalan Nasional Madani) dan perbankan," kata Kusmana dalam konferensi pers di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (14/8/2020).

Kusmana melaporkan, hingga saat ini pihaknya sudah mengajukan sekitar 300 ribu UMKM kepada pemerintah pusat. Proses pengajuan akan terus berlangsung sampai pekan kedua bulan September mendatang, baik melalui Dinas KUK Jabar, PNM, perbankan, maupun koperasi.

Terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi pelaku UMKM. Pertama adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemudian, pelaku UMKM harus melampirkan bidang usaha, foto usaha, dan Surat Keterangan Usaha dari desa/kelurahan.

Selain itu, pelaku UMKM tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan saldo tabungan dalam rekening tidak lebih dari Rp2 juta.

"Nanti akan ada validasi dan verifikasi dari pemerintah pusat. Data yang kita kirim akan divalidasi oleh sistem. Salah satunya melalui SIKP (Sistem Informasi Kredit Program)," ungkapnya.

Sejauh ini, ia mengatakan, terdapat 47.605 pelaku UMKM dari Kabupaten Bekasi yang akan mendapatkan bantuan karena pengajuannya telah disetujui.

"Itu usaha mikro binaan PNM karena datanya lebih awal masuk," ungkapnya.

Ia mengatakan, selain mendorong pelaku UMKM untuk menyerap bantuan tunai dari pemerintah pusat, pihaknya juga tengah mendampingi pelaku UMKM agar dapat mengakses bantuan perbankan.

"Sekarang perbankan punya alokasi anggaran untuk kredit. Kita sedang menghubungkan UMKM kita dengan perbankan," katanya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers