web analytics
  

WHO: Tak Ada Bukti Makanan Beku Rentan Penyebaran Covid-19

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:56 WIB
Umum - Internasional,  WHO: Tak Ada Bukti Makanan Beku Rentan Penyebaran Covid-19, World Health Organization (WHO),COVID-19

ilustrasi dalam lemari pendingin. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengomentari dugaan temuan paket makanan beku berupa sayap ayam yang diekspor ke China dinyatakan terjangkiti Covid-19.

"Orang seharusnya tidak takut pada makanan, atau kemasan makanan atau pemrosesan atau pengiriman makanan," kata Mike Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Kamis dari Jenewa, dikutip dari Fox News.

Skrining rutin daging dan makanan laut impor di kota Shenzhen mengungkapkan unggas positif virus corona Covid-19.

The New York Post melaporkan bahwa semua orang yang mungkin bersentuhan dengan sayap ayam itu, bersama dengan produk makanan yang disimpan di dekat batch, diuji untuk Covid-19. Namun, semua hasil dilaporkan negatif.

"Tidak ada bukti bahwa makanan atau rantai makanan ikut serta dalam penularan virus ini. Dan orang harus merasa nyaman dan aman," tambah Ryan pada Kamis.

Selain itu, minggu ini virus ditemukan pada kemasan makanan laut beku yang dikirim dari Ekuador ke China.

Ahli epidemiologi WHO Maria Van Kerkhove juga berbicara tentang topik tersebut, mencatat bahwa pejabat China telah menguji ratusan ribu paket makanan beku. Tetapi mereka menemukan sangat sedikit atau kurang dari 10 yang positif untuk Covid-19.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers