web analytics
  

Sukabumi Verifikasi Sekolah yang Layak untuk Belajar Tatap Muka

Sabtu, 15 Agustus 2020 06:09 WIB
Umum - Regional, Sukabumi Verifikasi Sekolah yang Layak untuk Belajar Tatap Muka, Berita Sukabumi,Berita Jawa Barat,Sekolah Tatap Muka,Pemprov Jabar

Ilustrasi Persiapan Sekolah Tatap Muka (Ayobandung.com)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bumi memplenokan jumlah sekolah SMA sederajat yang akan diperbolehkan menjalani belajar tatap muka. Setelah dianggap layak, sekolah bisa segera menggelar kegiatan belajar dan mengajar.

"Terkait sekolah tatap muka hari ini sedang rapat pleno di Dinas Kesehatan (Dinkes)," ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi kepada wartawan, Jumat (14/8/2020). Di mana seluruh elemen yang melakukan verifikasi kedua berkumpul dan hingga Jumat siang masih dirumuskan hasilnya.

Fahmi mengatakan, dalam rapat pleno akan menetapkan sekolah tertentu apalah layak atau tidak menggelar tatap muka." Jika layak silahkan tatap muka dan sekolah belum tatap muka merek diberikan waktu untuk memperbaiki kekurangan yang ada,'' imbuh dia.

Menurut Fahmi, pada 18 Agustus nanti adalah target Pemprov Jabar untuk membuka tatap muka. Harapannya jika sekolah layak maka bisa menggelar tatap muka.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan, jika ada sekolah yang belum lolos verifikasi maka akan dilihat kondisinya seperti apa dan sangat memungkinkan dibantu oleh pemda. Ia mengatakan untuk tahap awal ini baru tingkatan SMA.

Sementara SD dan SMP ada masa transisi dan adaptasi kebiasaan baru.'' Kita lihat ketika masa transisi sekolah SMA aman turun ke SMP dan masuk transisi ketika itu SMP aman maka turun ke SD,'' imbuh dia. Prosesnya pun harus melalui tahapan verifikasi terlebih dahulu.

Sebelumnya, sebanyak tujuh tim gabungan dikerahkan untuk melakukan verifikasi ke puluhan sekolah SMA sederajat di Kota Sukabumi dalam penerapan belajar tatap muka, Selasa (11/8).

Tim verifikasi terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Perkumpulan Guru Madrasah (PGM), dan Dewan Pendidikan. Mereka disebar ke 58 sekolah tingkat SMA sederajat yang sebelumnya dinyatakan siap menggelar belajar tatap muka baik oleh KCD Dinas Pendidikan Wilayah V Jabar dan Kementerian Agama.

Seperti diketahui wilayah dengan zona risiko rendah atau sering disebut zona kuning termasuk Kota Sukabumi akan diperbolehkan untuk melakukan proses belajar mengajar dengan cara tatap muka secara terbatas.

Dalam verifikasi dilihat kesiapan sekolah menerapkan protokol kesehatan seperti sarana cuci tangan dengan air mengalir dan menyiapkan sabun. Selain itu apakah sekolah tersebut telah membentuk satgas Covid-19 dan berkoordinasi dengan layanan fasilitas kesehatan terdekat. Jika sekolah itu dinilai layak, maka pada 18 Agustus 2020 nanti diperbolehkan menggelar belajar tatap muka terbatas.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers