web analytics
  

Cerita Unik Mai Zura dan JFlow saat Produksi Lagu Candu Asmara

Jumat, 14 Agustus 2020 18:36 WIB M. Naufal Hafizh
Umum - Artis, Cerita Unik Mai Zura dan JFlow saat Produksi Lagu Candu Asmara, Musica Studio's,Guruh Soekarnoputra,Zamrud Khatulistiwa,Aji Mumpung,Candu Asmara

Mai Zura. (Musica Studio's)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Siapa yang tak mengenal sosok Guruh Soekarnoputra? Musikus Indonesia yang terkenal dengan lagu-lagu ciptaannya seperti "Zamrud Khatulistiwa", "Aji Mumpung", "Candu Asmara" dan banyak lagi. Tahun ini, lagu-lagu legendaris tersebut dirilis kembali dalam album bertajuk Puspa Ragam Karya Guruh Sukarno Putra.

Virtual media gathering diselenggarakan Kamis (14/8/2020) oleh Musica Studio’s, untuk merilis sekaligus mengupas lebih jauh mengenai album ini. Acara yang diadakan melalui Zoom ini dipandu oleh Adib Hidayat, jurnalis dan pengamat musik Indonesia. Turut hadir pula beberapa artis yang terlibat sebagai penyanyi album ini serta Indrawati Widjaja selaku Direktur Musica Studio’s.

Dalam acara tersebut, disebutkan bahwa album ini memakan waktu sekitar satu tahun untuk digarap. Namun, perilisan lagu-lagunya dilakukan secara bertahap. Dibuka dengan lagu “Setia” yang dibawakan oleh Sheryl Sheinafia pada tahun 2019.

Album ini berisi 10 lagu Guruh Soekarnoputra yang diaransemen ulang menyesuaikan gaya setiap artis yang membawakannya. Indrawati Widjaja atau yang akrab disapa Acin selaku Direktur Musica Studio’s mengatakan, “Album ini dibuat untuk mengapresiasi dan melestarikan karya Mas Guruh.”

Mai Zura adalah salah seorang penyanyi yang terpilih untuk membawakan lagu dalam album ini. Selain terlibat menjadi backing vokal dalam lagu “Zamrud Khatulistiwa” yang dinyanyikan Vidi Aldiano, dia juga menyanyikan lagu “Candu Asmara” bersama penyanyi dan penulis lagu JFlow.

“Mas Guruh penulis lagu yang luar biasa karena setiap lagu punya arti yang dalam,” tutur Mai Zura saat ditanya mengenai sosok Guruh Sukarno Putra oleh Adib Hidayat, Kamis (14/8/2020).

Rupanya ada cerita unik mengenai proses produksi lagu ini. JFlow selaku produser dan rekan duet Mai Zura menyatakan, pembicaraan tentang lagu ini sudah dimulai dari Mei 2019. Sementara produksinya dimulai pada bulan Oktober 2019. Karena situasi pandemi, rekaman pun harus dilakukan dengan jarak jauh.

JFlow yang berada di Jakarta dan Mai Zura di Makassar pun menemukan kendala dalam proses rekaman. JFlow menceritakan saat Mai Zura menyanyi, dia baru bisa mendengar bagian Mai Zura 3 detik setelahnya. “Tidak terbantu karena ada delay 3 detik,” ungkap laki-laki kelahiran tahun 1985 itu.

Akhirnya proses rekaman dilanjutkan dengan sistem rekaman sepotong-sepotong. Lagu Candu Asmara ini akan menjadi lagu dalam album yang dirilis terakhir yaitu tanggal 28 Agustus 2020. Menyusul 9 lagu lainnya yang sudah terlebih dahulu dikeluarkan.

Selain dirilis secara digital, Anda juga dapat membeli album fisiknya yang dijual di gerai-gerai KFC di Indonesia. Indrawati juga menyebutkan album ini akan dirilis dalam bentuk vinyl atau piringan hitam, rencananya pada bulan Oktober 2020. (Putri Shaina)

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers