web analytics
  

Hargai Penemunya,Tony Hawk Ubah Salah Satu Nama Trik Skateboard

Jumat, 14 Agustus 2020 15:04 WIB M. Naufal Hafizh
Olahraga - Sport, Hargai Penemunya,Tony Hawk Ubah Salah Satu Nama Trik Skateboard, Skateboard,mute grab,The Weddle Grab

Chris Weddle, penemu trik weddle grab, melakukan trik tersebut setelah diberi tahu soal pengubahan nama triknya. (Instagram/@tonyhawk)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Atlet selancar papan profesional, Tony Hawk, mengumumkan soal penggantian nama trik mute grab menjadi weddle grab lewat Instagram, Rabu (12/8/2020). Pergantian itu akan dilakukan di gim videonya “Tony Hawk's Pro Skate”.

Hawk mengatakan, trik tersebut dinamai dari Chris Weddle, seorang pemain selancar papan amatir, yang berhasil membuat trik tersebut. Weddle yang tuli, mendapat julukan "pendiam, pria bisu" menjadikan triknya sering disebut mute grab. Trik tersebut dilakukan dengan meraih sisi ujung papan di antara kaki, sambil memutar (backside), untuk mendarat dan menghadap ke arah yang berlawanan.

Hawk mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang telah menghubungi Weddle untuk menanyakan pendapatnya tentang nama itu.

"Jelas bahwa nama yang berbeda akan menghormati warisannya (Weddle), karena ia memiliki gangguan pendengaran tetapi tidak bisu," kata Hawk di unggahan Instagramnya.

Hawk memutuskan untuk mengubah nama trik mute grab menjadi “The Weddle Grab” setelah berbicara dengan Weddle. "Ini akan menantang untuk menghentikan kebiasaan menyebut nama lama (mute grab) tetapi saya pikir Chris pantas mendapatkan pengakuan," tulis Hawk.

Hawk menulis, ketika dia memberi tahu Weddle tentang berita tersebut, Weddle yang sekarang 54 tahun, mengirim kembali foto dirinya melakukan triknya sebagai perayaan. Foto itu kemudian diunggah Hawk di Instagramnya.

September 2020 ini, "Tony Hawk's Pro Skater" dan "Tony Hawk's Pro Skater 2" akan di-remaster untuk Xbox One, PlayStation 4, dan PC. Gim tersebut akan menjadi tempat pertama nama weddle grab digunakan, dengan harapan akan populer di masyarakat luas. (Ventriana Berlyanti)

Sumber: The Guardian
Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers