web analytics
  

Pecinta Ikan Laut? Yuk Jajal Gurihnya Ikan Bakar Sambal Pesisir 

Jumat, 14 Agustus 2020 01:03 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Pecinta Ikan Laut? Yuk Jajal Gurihnya Ikan Bakar Sambal Pesisir , Ikan Bakar Sambal Pesisir,Kuliner Bandung,Seafood Bandung,Seafood

Ikan Bakar Sambal Pesisir  (Ayobandung.com/Eneng Reni)

BUAH BATU, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia terkenal sebagai negara penghasil ikan laut terbanyak, dan juga salah satu negara dengan penghasil ikan terbaik. Kecintaan akan kuliner indonesia yang penuh dengan rempah melimpah membawa Anita Pramitha untuk memadukan kekayaan laut Indonesia dalam bentuk sajian kuliner yang penuh dengan cita rasa rempah yang khas melalui "Ikan Bakar Pesisir".

Ikan bakar sambal pesisir” menjadi sebuah ide bagi Anita memulai usaha kuliner dengan spesialisasi ikan. Berdiri sejak tahun 2009 dengan konsep sederhana kaki lima yang menjadi sebuah langkah awal dia membentuk bisnis ikan bakar.

Seiring dengan berjalannya waktu dan pasang surut dalam menjalankan usaha, pada 2012 Anita memulai dengan konsep resto di daerah Jalaprang, Kota Bandung. 

"Buka pertama di 2009 Simpang Dago, masih kaki lima. Kita akhirnya buka yang dengan konsep restoran di daerah Jalaprang, dekat rumah. Dari sana bertahan 3 tahun, dan kita akhirnya buka di Jalan Cilaki mulai buka di sana tahun 2016," kata Anita saat ditemui di kedainya, Rabu (12/8/2020).

Anita mengakui, berjualan ikan bakar memang bisa dikatakan gampang-gampang susah. Selain makanan yang dipilih merupakan makanan favorit banyak orang. Tetapi tidak mudah juga untuk membuatnya jika tidak terbiasa.

Namun dengan segala kendala dan saran menjadi modal berharga Anita dalam membentuk cita rasa yang semakin kuat dan pelayanan yang semakin baik.

"Kami mengutamakan kualitas ikan segar yang dikirim langsung dari nelayan harian yang berada di daerah Karawang. Selain itu proses pembakaran, bumbu, dan sambal khas ikan bakar sambal pesisir menjadi kunci utama kami untuk memuaskan rasa para pelanggan," kata Anita.

Respons positif para pelanggan pun yang akhirnya membuatnya memberanikan diri untuk berpindah lokasi strategis yang beralamat Jalan Cilaki nomor 43 (pusat) hingga sampai saat ini.

Tingkat kepuasaan dan respons positif dari para pelanggan pun membawanya untuk lebih mengembangkan kuliner ini dengan membuka cabang pertama di Jalan Buah Batu 282 (Boos Pjee). Di cabang ini Anita menyajikan menu tambahan berupa sate maranggi (mbah djambrong).

"Pembakaran ikan juga kita gak digoreng lalu dibakar. Tapi kita dari ikan fresh langsung dibakar, jadi bagaimana kita bakar ikan dari mentah tapi gak gosong. Dan, proses pembakaran ikannya itu gak berubah dari awal buka sampai sekarang," ungkapnya.

Menu Ikan Bakar Sambal Pesisir menyediakan beragam jenis ikan laut yang bisa dipilih. Mulai dari ikan barakuda, ikan cermin, ikan baramundi, ikan talang, ikan cakalang, ikan kakap, ikan bawal laut atau bawal bintang ikan baronang, hingga kerapu.

"Semua jenis ikan laut yang ada jenisnya kita ambil dari nelayan harian langsung. Tapi kalau bicara ketersediaan ikan itu dipengaruhi sama musim sama gelombang laut karena kadang kalau lagi pasang ikan A banyak tapi kalau surut misal dikit. Di sini paling best seller itu ikan baraccuda," katanya.

Namun di kedai ini bukan sekadar ikan, Ikan Bakar Sambal Pesisir ini bikin lidah berjoget. Lumuran bumbu gurih spesial hasil racikan sendiri menyelimuti daging ikan. Apalagi saat dipadukan sambal khas kian menggoyang lidah para penikmat ikan bakar.

"Sambelnya juga kita pakai cabe rawit, bawang merah, sama sereh. Penyajiannya ada yang disiram sambel, ada juga yang sambelnya dipisah. Proses pembakarannya dari ikan seger pakai bumbu lalu dibakar. Disiram bumbu ciri khasnya juga disambel untuk semakin menambah rasa," katanya.

Untuk satu porsi ikan, Anita menyebutkan bisa dibandrol dari harga Rp40.000 sampai Rp500.000 per kg dengan proses pembakaran paling cepat 20 menit.

Anita mengakui, 2020 ini merupakan tahun yang penuh rintangan dan tantangan bagi para pengusaha kuliner. Namun dirinya optimistis usaha kulinernya ini bisa tetap maju dalam kondisi apapun. 

"Saya optimis karena bisnis ikan bakar ini pesaingnya susah karena gak gampang olah ikan segar itu. Kita juga harap ikan bakar sambal pesisir ini akan selalu menjadi bagian yang dapat memajukan pertumbuhan ekonomi kuliner," ujarnya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers