web analytics
  

Orang Meninggal Masuk Daftar Pemilih, Begini Komentar KPU

Kamis, 13 Agustus 2020 22:15 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Orang Meninggal Masuk Daftar Pemilih, Begini Komentar KPU, KPU Kabupaten Bandung

Ilustrasi Pilkada Serentak. (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung mengklarifikasi adanya ribuan orang yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam daftar pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pencocokan dan penelitian formulir AKWK yang menjadi bahan baku penyandingan DPT Pileg 2019 dan Daftar Pemilih Potensial Pemilu (DP4) untuk Pilkada 2020.

"Jika dibandingkan antara AKWK sebanyak 2.499135, ada penambahan sebanyak 138.476 dari DPT Pileg 2019," tutur Agus, Kamis (13/8/2020).

Penambahan tersebut kata Agus disebabkan beberapa hal, seperti adanya penambahan dari jumlah pemilih potensial atau pemilih baru.

"Kalau ternyata ada pemilih pada DPT Pileg 2019 yang telah meninggal, itu dimungkinkan karena tidak semua masyarakat melaporkan anggota keluarganya yang telah meninggal," paparnya.

Namun hal tersebut akan tereliminir dalam proses pencocokan dan penelitian yang baru rampung 13 Agustus.

"Kalau ternyata masih tercatat dalam DPS (daftar pemilih sementara), tentu petugas pemuktahiran data pemilih yang akan kami evaluasi kinerjanya," ujarnya.

Dia juga berharao agar semua pihak sama-sama melakukan evaluasi terhadap daftar pemilih, apabila masih ada orang yang tidak berhak masuk dalam daftar pemilih untuk segera melaporkan, sebelum penetapan DPT.

Begitupun sebaliknya, jika masih ada warga yang berhak memilih namun belum tercatat, diharapkan segera melapor kepada petugas.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers