web analytics
  

Marks & Spencer Dituduh Rasis Akibat Nama Warna Bra

Kamis, 13 Agustus 2020 13:28 WIB
Gaya Hidup - Fashion, Marks & Spencer Dituduh Rasis Akibat Nama Warna Bra, Marks & Spencer,Rasis,Warna Bra

Marks & Spencer. (fashionunited.uk)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Brand fashion Marks & Spencer sedang menjadi pembicaraan karena dituduh diam-diam bersikap rasis. Merek asal Inggris itu mendapat kritikan akibat pemilihan nama untuk warna bra.

Menyadur laman Mirror, kritikan tersebut awalnya dilayangkan oleh seorang pembeli bernama Kusi Kismani dari East Sussex.

Kusi Kismani, 29 tahun, mengaku syok saat dirinya hendak membeli bra warna cokelat yang sesuai dengan warna kulitnya. Bra berjenis "Padded Full Cup Bra A-DD" itu memiliki tiga variasi warna.

Saat hendak membeli bra, Kusi Kismani menyadari bahwa varian warna yang lebih muda diberi nama "cinnamon" dan "fudge".

Namun, bra yang berwarna cokelat disebut memiliki varian warna "tobacco" atau tembakau. Pemilihan nama itu pun dianggap memiliki konotasi negatif oleh Kusi Kismani.

Kusi Kismani sudah melayangkan komplain ini sejak dua bulan silam. Namun, Marks & Spencer baru mengganti nama bra tersebut setelah insiden ini banyak dibicarakan.

"Aku melihatnya sekitar dua minggu setelah kematian George Floyd dan itu adalah saat yang rentan untuk melihat hal macam itu," ungkap Kusi Kismani.

"Kenapa tidak menyebutnya dengan nama cocoa, karamel, atau cokelat yang merupakan nama-nama pencuci mulut yang manis? Tapi mereka malah memilih tembakau. Aku syok saat melihatnya," lanjutnya.

"Ini menyakitkan untukku dan teman-temanku. Jika seorang gadis muda sudah merasa tidak nyaman dengan warna kulitnya, dia akan merasa makin terpinggirkan," tambah Kusi Kismani.

Kata tembakau dianggap Kusi sebagai sesuatu yang tidak dinilai positif olah masyarakat. Tembakau identik dengan citra tidak sehat dan dapat membunuh.

Sebagai tambahan, Kusi Kismani mengatakan jika dirinya hanya ingin agar Marks dan Spencer mengubah nama untuk bra warna cokelat tua, serta menjelaskan alasan mereka tidak langsung menanggapi komplainnya.

Pihak Marks & Spencer sendiri mengaku jika pemilihan nama mereka didasarkan pada palet warna dan tidak pernah dimaksudkan untuk melambangkan warna kulit.

Mereka juga menyatakan bahwa nama itu tidak bermaksud memiliki konotasi negatif.

"Kami mengulas tren desain di pasar tiap tahun untuk memastikan kami telah menawarkan palet warna untuk semua konsumen, dan kami juga memeriksa penamaan kami sehubungan dengan masukan yang ada," tambah mereka.

Diketahui, Marks & Spencer kini sudah mengganti nama warna bra tersebut dengan sebutan "deep auburn".

Pihak Marks & Spencer juga mengirimkan pesan tertulis pada Kusi Kusmani untuk meminta maaf karena tidak langsung menanggapi komplain yang ada.
 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers