web analytics
  

Terpilih Jadi Ketua Fompi Jabar, Ruli Hidayat Ingin Berdayakan Musisi

Kamis, 13 Agustus 2020 12:44 WIB Nur Khansa Ranawati
Gaya Hidup - Komunitas, Terpilih Jadi Ketua Fompi Jabar, Ruli Hidayat Ingin Berdayakan Musisi, Forum Musisi dan Penyanyi Indonesia (Fompi),Fompi Jabar,Chairul Yaqin Hidayat,Ruli Hidayat

Chairul Yaqin Hidayat atau Ruli Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Umum Forum Musisi dan Penyanyi Indonesia (Fompi) Jawa Barat periode 2020-2023. (Kavin Faza)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Pengusaha, politisi dan musisi Chairul Yaqin Hidayat atau Ruli Hidayat resmi terpilih sebagai Ketua Umum Forum Musisi dan Penyanyi Indonesia (Fompi) Jawa Barat periode 2020-2023 menggantikan ketua sebelumnya, Efry Attat Abdullah. Organisasi tersebut banyak menaungi para musisi dan penyanyi kafe, restoran, hotel serta acara pernikahan.

Pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan di Reds Dipo Cafe, Jalan Dipatiukur nomor 5, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020). Ruli mengatakan dirinya ingin membawa musisi menjadi lebih berdaya di era ekonomi kreatif berbasis digital saat ini.

Ia mengatakan ke depannya Fompi harus adaptif dengan segala tantangan global dan perkembangan zaman. "Termasuk memberdayakan dirinya di dunia ekonomi kreatif berbasis digital. Ini yang penting dilakukan di masa sekarang," ungkapnya.

Ruli menilai, Kota Bandung sebagai ibukota Jawa Barat sempat menjadi salah satu kota yang disegani oleh para musisi dari berbagai daerah di Indonesia karena ekosistem bermusiknya yang sangat hidup. Melalui Fompi, ia ingin mengembalikan masa-masa kejayaan tersebut.

"Musisi-musisi Bandung pernah sangat berjaya pada 1980-1990-an karena iklim bermusiknya dan berbagai pertunjukan musiknya menjadi tren dimana-mana. Kami ingin mengembalikan kejayan itu. Kita harus siap menyambut perkembangan zaman," ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa musisi saat ini harus bergerak luwes menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Kerjasama tersebut bisa membuka gerbang kolaborasi agar pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam bermusik dapat tersampaikan dengan lebih luas.

"Para mitra tersebut bisa dengan lembaga pemerintah maupun lembaga non pemerintah," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ruli juga menunjuk Luthfi sebagai sekretaris Fompi untuk periode yang sama. Luthfi mengatakan bahwa permasalahan yang masih dihadapi banyak musisi saat ini adalah status keprofesian mereka yang masih kabur di catatan negara.

Hal ini dinilai berpengaruh besar pada kesejahteraan para musisi, mengingat mata pencaharian mereka belum dipandang sebagai bidang pekerjaan spesifik.

"Di KTP sekarang masih ditulis seniman, kalau spesifik belum ada, karena bidang seni secara posisi masih termasuk ke dalam keutuhan tersier," ungkapnya.

"Mudah-mudahan Fompi bisa menjadi wadah untuk mendorong pemerintah mengurus legalitas formil profesi musisi. Ini salah satu objektif Fompi," jelasnya.
 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers