web analytics
  

Pemkab Cianjur Inventarisir Lapak dan Kios Terbakar di Pasar Ciranjang

Kamis, 13 Agustus 2020 18:28 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Pemkab Cianjur Inventarisir Lapak dan Kios Terbakar di Pasar Ciranjang, Kebakaran Pasar Ciranjang,Pemkab Cianjur

Kebakaran Pasar Ciranjang Cianjur. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini masih menghitung data pasti lapak dan kios yang terbakar di Pasar Ciranjang Kabupaten Cianjur. Hal ini dilakukan sebelum dibangun pasar darurat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra saat ini masih menginventarisir kepastian jumlah lapak dan kios yang terbakar.

“Kalau terburu-buru dikhawatirkan akan terjadi masalah ke depannya, makanya kita matangkan segala sesuatunya, termasuk salah satunya jumlah lapak dan kios yang terbakar,” ujar Tohari Sastra pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Kamis (14/8/2020).

Inventarisir data ini tidak hanya pihak pemerintah, tetapi juga melibatkan pengurus pasar dan juga pedagang itu sendiri. “Kita libatkan semua yang berkepentingan langsung dengan Padar Ciranjang,” katanya.

Berkenaan pertanyaan pedagang korban kebakaran Pasar Cipanas perihal dinas mana yang akan membangun lapak dan kios darurat, Tohari menegaskan pihaknya hanya sebatas mengusulkan.

“Mengenai pelaksanaannya, bisa oleh pihak kami atau secara teknis langsung oleh Dinas PUPR, kami hanya sebatas mengusulkan saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Ciranjang Agus mengaku  kerap menjadi sasaran pertanyaan para pedaganh tentang berbagai hal.

“Wajar saja dan memang sudah jadi tugas saya sebagai kepala pasar, apapun kebijakan pemerintah berkaitan dengan rencana sesudah kebakaram, pasti nanya ke saya,” ucapnya.

Banyak yang mempertanyakan mengenai pelaksanaan pembangunan pasar darurat, karena para pedagang menginginkan segera berdagang lagi.

“Saya sudah sampaikan apa yang ditanyakan para pedagang, kalau saya kan hanya penyambung lidah sekaligus memberi pengertian tentang proses pembangunan pasar darurat,” tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers