web analytics
  

Cegah Kerumunan, Kadis KUMKM: Kita Terapkan Sistem Lantatur

Kamis, 13 Agustus 2020 06:50 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Cegah Kerumunan, Kadis KUMKM: Kita Terapkan Sistem Lantatur, KUMKM,lantatur,bantuan dana UMKM,Dampak Corona

Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BUAHBATU, AYOBANDUNG.COM -- Untuk mencegah kerumunan di tempat pendaftaran bantuan dana UMKM, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung membuat kebijakan baru. Kali ini, diterapkan sistem layanan tanpa turun (Lantatur) di lokasi penyerahan berkas yang bertempat di Gedung Senbik, Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020).

Kepala Dinas KUMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengatakan, lantatur dilakukan agar tidak terjadi kerumunan. "Seperti yang kita ketahui hari kemarin sangat padat para peserta yang mendaftar, kami tidak ingin hal itu terulang kembali," ujarnya kepada Ayobandung.com

"Kita mulai hadir pukul 05.00 WIB, kemudian layanannya seperti ini diberlakukan lantatur. Sebetulnya pendaftaran online juga dibuka, tujuan lantatur ini untuk memudahkan pendaftar yang tidak punya sarana online," tuturnya.

Atet menjelaskan, 30 personel dikerahkan dalam penerimaan berkas pendaftar. "Pendaftar tidak usah parkir, cukup menyerahkan berkasnya kepada petugas kami. Ketika berkas tersebut sudah diterima oleh petugas kami, maka peserta dipersilakan meninggalkan lokasi," tuturnya.

Sementara itu, bantuan berupa pembiayaan senilai Rp2,4 juta bagi setiap pelaku UMKM sendiri merupakan program pemerintah pusat dari kementrian koperasi. Bantuan tersebut bersumber dari APBD, dan akan diberikan kepada 75.000 pelaku UMKM di setiap kabupaten/kota. Bantuan ini pun merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi UMKM di Kota Bandung saat pandemi Covid-19.

Dinas KUKM Kota Bandung masih terus mendata dan menyosialisasikan rencana tersebut kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro. Hingga Kamis (13/8/2020), Atet menyebut. sekira 10.000 pelaku UMKM Kota Bandung telah mendaftar.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers