web analytics
  

Nazaruddin Bakal Balik ke Dunia Politik? Ini Penjelasannya

Kamis, 13 Agustus 2020 05:54 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Nazaruddin Bakal Balik ke Dunia Politik? Ini Penjelasannya, Nazaruddin,korupsi wisma atlet,Politik

Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin (kiri), beserta Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Madya Bandung Budiana (kanan) saat pemberian dokumen bebas murni di Bapas Kelas I Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020). Nazaruddin yang merupakan terpidana korupsi suap wisma atlet seharusnya bebas pada 2025 tersebut resmi bebas murni pada hari ini setelah mendapatkan berbagai macam remisi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM -- Mantan bendahara umum Partai Demokrat, M Nazaruddin, sudah tidak lagi tinggal di Lapas Sukamiskin. Kini, Nazaruddin telah bebas secara murni. Saat disinggung apakah dirinya akan kembali terjun ke dunia politik, dia menjawab lebih memilih mengikuti jalan Tuhan.

"Soal politik, biar Allah yang ngatur. Saya ke depan akan fokus urusan akhirat, membangun masjid dan membangun pesantren," ujar Nazarudin di Kantor Bapas Kelas I, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020).



Nazarudin mengaku bersyukur bisa melewati semua tantangan yang dia jalani.

"Bagi saya, ini adalah perjalanan yang memang harus saya lalui. Yang pasti bersyukur Alhamdulillah semua ada hikmahnya. Ke depannya saya fokus mengejar akhirat. Soal dunia biar Allah yang ngatur," ucapnya.

Selama menjalani hukuman, Nazarudin mendekam di Lapas Sukamiskin. Dia juga menceritakan kondisinya selama berada di Lapas.
 
"Pengalaman di dalam ya saya bersyukur bahwa Allah menunjukkan jalan terbaik. Banyak sekali hikmah yang didapat," ujarnya.

Selama berada di Lapas, dirinya lebih fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

"Alhamdulillah di dalam Lapas lebih mendekatkan diri kepada Allah. Salat lima waktu ke masjid, kemudian puasa Senin dan Kamis. Pada intinya, selama di Lapas saya ingin lebih fokus ke akhirat," tuturnya.

Nazarudin tampak lebih kurus ketika mendatangi Kantor Bapas Kelas I Bandung. Nazaruddin datang seorang diri dengan mengendarai mobil hitam Honda Mobilio.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers