web analytics
  

Harusnya Bebas 2025, Nazaruddin Ternyata Keluar Penjara Hari Ini

Kamis, 13 Agustus 2020 12:18 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Harusnya Bebas 2025, Nazaruddin Ternyata Keluar Penjara Hari Ini, Nazarudin,Nazarudin bebas,Lapas Sukamiskin,Berita Nazarudin

Nazarudin bebas dari Lapas Sukamiskin (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

KIARACONDONG, AYOBANDUNG.COM -- Mantan bendahara umum Partai Demokrat M. Nazaruddin sudah tidak lagi tinggal di Lapas Sukamiskin. Kini, Nazaruddin telah bebas secara murni. Nazarudin terlihat nampak lebih kurus ketika mendatangi Kantor Bapas Kelas I Bandung di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Kamis (13/8/2020).
 
Nazarudin mendapatkan pengajuan program Cuti Menjelang Bebas (CMB). Pengajuan CMB Nazaruddin berlaku sejak tanggal 14 Juni 2020 dan berakhir pada tanggal 13 Agustus 2020, dengan pengawasan dan bimbingan dari Bapas Bandung sesuai domisili penjaminnya.

Pembimbing Kemasyarakatan Madya Badan Pemasyarakatan (Bapas) Bandung Budiana mengatakan, Nazarudin selama masa CMB tetap diwajibkan untuk melapor. "Yang bersangkutan (Nazaruddin) wajib lapor selama 9 kali hingga hari ini," ujarnya di Bapas Bandung.

‎Terlihat Nazaruddin datang seorang diri dengan mengendarai mobil hitam Honda Mobilio. Selama menjalani hukuman, Nazarudin mendekam di Lapas Sukamiskin. Pada Juni tahun ini, dia bebas dengan status CMB.

"Selama bimbingan di masa CMB, yang bersangkutan selalu berkomunikasi dengan PK (pembimbing kemasyarakatan) dimanapun dia berada. Hari ini, saya mewakili Kepala Bapas Bandung menyerahkan surat selesai menjalani CMB," ujar Budiana.

Sementara itu, Nazaruddin mengaku bersyukur bisa melewati semua tantangan yang dia jalani. "Bagi saya, semua ini perjalanan yang harus saya lalui, yang pasti bersyukur Alhamdulillah semua ada hikmahnya. Ke depan saya fokus untuk kejar akhirat. Soal dunia biar Allah yang ngatur," tutur Nazaruddin.

Sebelumnya, dalam perkara korupsi Wisma Atlet pada tahun 2012, Nazaruddin mendapat hukuman total selama 13 tahun. Pada Pengadilan tingkat pertama, dia di vonis hukuman 4 tahun penjara. Kemudian, di tingkat banding berikutnya, hukumannya ditambah menjadi 7 tahun.

Pada tahun 2016, dia kembali dijerat tindak pidana pencucian uang. Ia dihukum 6 tahun. Dari total 13 tahun hukuman, seharusnya ia bebas pada tahun 2025. Namun, karena ia juga menyandang status Justice Collaborator (JC), Nazaruddin mendapat potongan hukuman selama 45 bulan dan 120 hari.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers