web analytics
  

Proyek KCIC Biang Kerok Banjir Tol Purbaleunyi KM 130

Rabu, 12 Agustus 2020 21:35 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Proyek KCIC Biang Kerok Banjir Tol Purbaleunyi KM 130, kereta cepat Jakarta-Bandung,Banjir Tol Purbaleunyi KM 130,kcic,jasa marga,polda jabar

Kemacetan akibat banjir Tol Purbaleunyi KM 130. Diduga karena proyek KCIC. (Fichri Hakiim)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- PT Jasa Marga (Persero) selaku pengelola jalan tol Purbaleunyi menilai genangan air di KM 130 berasal dari pengerjaan bored pile dan pilecap pada proyek PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di sisi jalan tol.

Jasa Marga dan Polda Jawa Barat melakukan rekayasa atau pengalihan lalu lintas dari kedua arah akibat dampak banjir agar kemacetan tidak semakin parah.

Jasa Marga menyatakan, kejadian ini bukan karena tidak sistem drainase jalan tol tidak berfungsi.

"Tetapi karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," ujar Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/8/2020) malam.

Hingga saat ini Jasa Marga masih melakukan penanganan di titik genangan baik menuju arah Jakarta maupun Cileunyi.

Atas kejadian tersebut, dari total tiga lajur ke arah Cileunyi, saat ini hanya lajur 3 yang dapat dilalui kendaraan besar seperti mini bus dan kendaraan non golongan 1 dengan genangan setinggi 50 cm. Sedangkan di bahu jalan, baik lajur 1 dan lajur 2 sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.

"Sedangkan tiga lajur ke arah Jakarta, baik bahu jalan serta lajur 1 sampai dengan lajur 3, seluruhnya masih dapat dilalui oleh pengguna jalan semua golongan dengan genangan setinggi 20 cm," ungkapnya.

Jasa Marga telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk melakukan pengalihan lalu lintas pengguna tol yang menuju arah Cileunyi dialihkan keluar Gerbang Tol (GT) Pasteur.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan memutar balikkan kendaraan menuju arah Jakarta di Km 129+800 dan keluar di GT Pasteur. Bagi pengguna jalan yang akan menuju ke Cileunyi dapat masuk kembali di GT Pasir Koja agar menghindari lokasi genangan.

"Disamping rekayasa lalu lintas, Jasa Marga juga melakukan upaya lainnya dengan penyedotan air genangan menggunakan pompa serta pembuatan tanggul darurat penahan genangan air menggunakan excavator," lanjutnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers