web analytics
  

Pelanggar Masker di Cimahi Dapat Sanksi Sosial Bersihkan Alun-alun

Rabu, 12 Agustus 2020 16:52 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Pelanggar Masker di Cimahi Dapat Sanksi Sosial Bersihkan Alun-alun, Alun-alun Cimahi,Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna,COVID-19,Denda Masker

Warga yang tidak bermasker membersihkan Alun-alun Kota Cimahi, Rabu (12/8/2020) siang (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pelanggar protokol kesehatan Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Cimahi mendapat sanksi sosial berupa membersihkan area publik. Tindakan tegas itu diberlakukan untuk memberi efek jera bagi masyarakat tidak memakai masker di tempat umum.

Pantauan Ayobandung.com di Alun-alun Kota Cimahi, Rabu (12/8/2020) siang, penindakan dipimpin langsung Walikota Cimahi Ajay M Priatna bersama jajaran Satpol PP. 

Sanksi sosial tersebut berupa pemakaian rompi orange bertuliskan 'Pelanggar PSBB Kota Cimahi'. Setelah itu pelanggar diperintahkan untuk bersih-bersih area di Alun-alun Kota Cimahi selama 15 menit. 

"Tadi ada beberapa orang yang tidak mengenakan masker dan kita langsung berikan sanksi sosial untuk menyapu Alun-alun sambil memakai rompi oranye," ungkap Ajay disela kegiatan, Rabu (12/8/2020).

Ajay mengatakan dalam pantauannya masih banyak warga yang tidak bermasker saat beraktivitas di luar rumah. Dia mengingatkan agar warga senantiasa mengenakan masker mengingat saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. 

"Masih banyak yang tidak pakai masker, padahal itu antisipasi penyebaran Covid-19. Selama dua bulan ini kita akan terapkan dulu sanksi sosial sambil sosialisasi, belum menerapkan denda materi," terangnya.

Indra (27), warga Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi orang pertama yang dikenai sanksi sosial pemakaian rompi orange dan bersih-bersih area taman Kota Cimahi. Saat didatangi Wali Kota Cimahi, dirinya tengah duduk santai di alun-alun. 

"Iya tadi lagi duduk di sini (alun-alun), habis dari rumah saudara. Ternyata lagi ada razia masker, kebetulan masker saya hilang ya akhirnya kena razia," katanya.

Ia kemudian dengan sukarela mengenakan rompi orange dan menyapu sebagian area Alun-alun Cimahi. Hal itu dipilihnya ketimbang harus membayar denda sebesar Rp 150 ribu.

"Lebih baik disanksi bersih-bersih saja, daripada suruh bayar. Ini juga jadi peringatan buat kita semua, kalau pergi kemana-mana harus selalu bawa masker," tandasnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers