web analytics
  

Corona Bikin Indra Perasa Tumpul, Kapan Bisa Sembuh Total?

Rabu, 12 Agustus 2020 12:43 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Corona Bikin Indra Perasa Tumpul, Kapan Bisa Sembuh Total?, corona,Gejala Corona,cara mencegah virus,indra perasa

Indra perasa bisa tumpul jika seseorang terjangkit corona. (Pixabay/offthelefteye)

NEW YORK, AYOBANDUNG.COM — Salah seorang penduduk Westchester, New York, AS, Greg Shuluk (29), terjangkit Covid-19 pada Maret 2020. Dia mengenang, demam, batuk, dan hilangnya indra perasa serta penciuman menjadi gejala awal yang dirasa.

"Saya tahu jika ada makanan manis atau asin, tapi makanan saya terasa sangat hambar sekarang. Saya tidak bisa benar-benar merasakannya. Saya terobsesi dengan makanan laut. Saya pergi membeli lobster dan memasaknya dan hampir tidak bisa mencicipinya," kata Shuluk, dikutip Fox News, Rabu (12/8/2020).

Shuluk nyatanya bukan satu-satunya penyintas Covid-19 yang kehilangan indra perasa dan penciuman. Menurut informasi yang didapatnya, dokter mengatakan, indra perasa dan penciuman itu masih belum jelas bagaimana dan kapan bisa kembali ke kondisi normal, seperti sebelum mereka kena Covid-19.

Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan pada Juli di JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery, memang ada sekitar 11% pasien Covid-19 yang yang tiba-tiba indra perasanya jadi tumpul. Laporan juga menjelaskan, rata-rata pasien Covid-19 mengalami hal itu lebih dari sebulan.

Sebuah studi terpisah yang diterbitkan pada Juli di jurnal medis The Laryngoscope menemukan bahwa hilangnya kemampuan penciuman yang terkait dengan Covid-19 dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan dan suasana hati yang tertekan. Penelitian itu memperkirakan, efek bisa terjadi akibat interaksi virus corona dengan sistem saraf pusat.

Dokter darurat di Lenox Hill Hospital di New York City, Dr Robert Glatter, mengatakan, kebanyakan orang yang mengalami gejala itu akan kembali merasakannya dalam beberapa hari.

Namun, ada yang bisa mencapai dua hingga enam pekan, bahkan tak jarang juga yang bisa lebih lama atau biasa disebut sebagai anosmia.

"Ada kemungkinan yang sangat kecil bahwa ini dapat bertahan lebih lama atau mungkin menjadi masalah kronis. Jika hal ini terjadi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda,” kata dia.

Menurut Glatter, sejumlah virus pada dasarnya memang bisa menyebabkan hilangnya kemampuan indra penciuman dan perasa sementara. Namun, biasanya itu akan kembali membaik dalam beberapa hari atau pekan ketika virus dinetralisir.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers