web analytics
  

Siswa Pelosok Lembang Belajar Online di Markas Koramil

Selasa, 11 Agustus 2020 21:29 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Siswa Pelosok Lembang Belajar Online di Markas Koramil, Belajar Online,Koramil 0912 Lembang

Siswa di Lembang Belajar Online di Markas Koramil 0912. (Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Untuk membantu siswa-siswi yang terkendala melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), markas Komando Rayon Militer (Koramil) 0912 Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) membangun fasilitas jaringan internet gratis bagi siswa.

Selain akses internet gratis, siswa yang tinggal di pelosok diberikan kemudahan lainnya dengan diantar jemput langsung oleh Babinsa yang bertugas di wilayah tempat tinggalnya. 

Danramil 0912 Lembang, Kapten Armed Pendi mengungkapkan, layanan wifi ini diberikan karena masih ada siswa yang kesulitan biaya untuk membeli kuota internet walaupun sudah punya ponsel. Disamping itu banyak siswa yang tinggal di pemukiman dengan akses internet lemah.

"Penyediaan fasilitas akses internet gratis di markas koramil diharapkan meringankan beban para orangtua saat menghadapi pembelajaran daring bagi anak-anak mereka di masa pandemi ini," kata Pendi di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/8/2020).

Beberapa pekan berjalan, mayoritas pengguna internet gratis adalah siswa jenjang SMP dan SMA di wilayah pelosok Lembang. Internet gratis mulai bisa diakses pada pukul 08.00 WIB hingga jangka waktu tak terbatas.

"Kami persilahkan kepada para siswa yang kesulitan mengakses internet di rumahnya ikut belajar di sini, baik pagi, siang maupun sore hari. Kita tidak akan batasi waktunya," bebernya.

Pendi mengatakan, wifi gratis untuk belajar siswa telah berjalan selama kurang lebih satu minggu. Pemberian fasilitas ini sebagai wujud implentasi delapan wajib TNI yakni menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Menurut dia, untuk memudahkan para siswa mempergunakan fasilitas tersebut, pihaknya menyediakan beberapa meja dan kursi di salah satu ruangan khusus dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Tempat duduk siswa diberi jarak 1 meter dan para siswa wajib bermasker, selama mereka belajar dijaga petugas kita. Mudah-mudahan dengan begini, para siswi tidak lagi menghadapi kendala dalam mengerjakan pelajaran sekolah melalui daring," lanjutnya.

Yuan Rahma Indri, salah seorang siswi mengaku, merasa jenuh dan bosan karena dari bulan Maret terpaksa harus belajar dari rumah. Karena itu, ketika mendapat ajakan dari Babinsa belajar di koramil, ia menyambutnya dengan gembira.

"Anggota Babinsa ngajakin belajar di sini, karena kebetulan saya sudah bosan belajar terus di rumah," ucap Yuan.

Siswi kelas 3 SMP itu berharap aktivitas belajar di sekolah bisa segera kembali normal sebab sistem pembelajaran jarak jauh yang saat ini berjalan dianggap kurang efektif.

"Kadang ada mata pelajaran yang enggak ngerti kalau dijelasin lewat smartphone, belum ditambah sama akses internet yang sering lemot. Beda dengan belajar di sekolah, kalau enggak ngerti bisa langsung ditanyain ke guru," tambah Yuan.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers