web analytics
  

Pelatih Persib Minta Kejelasan Regulasi Pemain U-20

Selasa, 11 Agustus 2020 18:40 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Minta Kejelasan Regulasi Pemain U-20, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Regulasi Pemain U-20,Liga 1 2020

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Kavin Faza)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan komentarnya terkait salah satu regulasi baru yang akan diterapkan saat kompetisi Liga 1 2020

Berdasarkan hasil manager meeting yang diadakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan 18 tim peserta, semua kontestan Liga 1 2020 diwajibkan untuk memasukan dua pemain U-20 ke dalam daftar susunan pemain (DSP) pada saat pertandingan. 

Mengenai regulasi pemain U-20 ini, Robert mengaku, pihaknya akan meminta kejelasan terlebih dahulu. Robert mengaku belum mengetahui secara pasti apakah kedua pemain U-20 tersebut hanya wajib dimasukan ke dalam daftar tim, atau wajib masuk Daftar Susunan Pemain (DSP)

Pasalnya, jika hanya sebatas terdaftar dalam tim, Persib sudah memiliki dua pemain U-20. Kedua pemain tersebut yakni Beckham Putra Nugraha dan Mario Jardel.

"Harus ada kejelasan dulu apakah pemain ini harus ada di dalam susunan pemain atau hanya sekadar ada dalam skuat. Karena kami sudah punya pemain U-20 yaitu Beckham dan Jardel," kata Robert usai memimpin sesi latihan di Staidon GBLA.

Robert juga mengatakan, andai pemain U-20 wajib dimasukan dalam daftar susunan pemain, pihaknya akan berkoordinasi dengan manajemen.

"Tapi jika mereka dipanggil ke timnas, seperti dalam kasus yang terjadi pada Beckham, kami harus berdiskusi dulu dengan manajemen," katanya.

Pasalnya, Beckham termasuk salah satu pemain Persib yang sering mendapat panggilan untuk bergabung bersama Timnas Indonesia. 

Saat ini, Beckham juga tengah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas U-19 dan belum bergabung latihan bersama tim.

"Kami sudah memenuhi kewajiban untuk memiliki dua pemain U-20. Tapi kami harus berbicara dulu dengan manajemen untuk mengetahui kejelasan soal regulasi ini," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers