web analytics
  

Ekonomi Labil, Pemkot Bandung Terus Revisi Target Pajak

Selasa, 11 Agustus 2020 16:54 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Ekonomi Labil, Pemkot Bandung Terus Revisi Target Pajak, bppd kota bandung,Pemkot Bandung,pajak bandung,pajak,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar), berita bandung

Kepala BPPD Kota Bandung, Arif Prasetya (Ayobandung.com/Eneng)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung mengaku terpaksa beberapa kali merevisi target raihan pajak tahun 2020 ini. Hal itu berkaitan dengan adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan sejumlah usaha ditutup sementara.

BPPD Kota Bandung bahkan telah tiga kali mengajukan revisi target pajak tahun 2020.

Menurut Kepala BPPD Kota Bandung, Arif Prasetya, target awal raihan pajak Kota Bandung yaitu sebesar Rp2.709.552.659.693. Hal itu seperti yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung.

Namun memasuki masa pandemi, berdasarkan sejumlah analisa, BPPD Kota Bandung mengajukan perubahan menjadi Rp1.417.341.200.906. Hingga akhirnya dalam rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) ditetapkan sebesar Rp2.259. 552.659.603.
 
Saat ini, kata Arif, melihat perkembangan ekonomi yang belum begitu pulih sehingga BPPD Kota Bandung mengajukan penyesuain kembali menjadi Rp1.573.588.502.276.

Setelah rapat kembali, terang Arif, akhirnya BPPD Kota Bandung dibebankan target pendapatan pajak sebesar Rp1.869.867.919.129.

"Tapi belum ditetapkan. Sehingga yang disampaikan (target) masih di Rp2.2 triliun. sehingga kami juga tetap terus lakukan penyesuaian pendapatan pajak karena perkembangan ekonomi di kota bandung ini belum pulih betul," katanya pada kegiatan Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa (11/8/2020).

Arif mengungkapkan, pada Agustus ini pihaknya menargetkan meraih pajak hiburan sebesar Rp1 miliar. Namun kenyataannya, tempat hiburan masih belum beroperasi.

Menurutnya, sebelum pandemi tepatnya pada Januari dan Februari, raihan pajak hiburan masih sesuai target. Namun memasuki Maret, tidak ada masukan pajak dari mata pajak hiburan.

"Baru di Agustus itu menggunakan target Rp1 miliar. Tapi ternyata keadaan di lapangan belum dibuka," kata Arif

Ia mengungkapkan, ada sejumlah wajib pajak yang menyetorkan kewajibannya. Namun hal itu merupakan kewajiban pajak hiburan yang tertunggak. Atas hal tersebut ia memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang kooperatif.

“Memang pada kami ada yang memasukan (bayar) Rp18 juta atau Rp16 juta. Ternyata kami selidiki itu tunggakan di Januari dan Februari. Itu tunggakan dari beberapa wajib pajak. Mereka yang memiliki tunggakan yang kekurangan bayar. Alhamdulilah mereka punya semangat dan kesadaran bayar pajak,” tuturnya.

Meskipun tidak memugkikan mencapai target, Arif terus berupaya untuk mencapai target yang dimungkinkan pada bulan berikutnya. Ada sekitar 300 wajib pajak hiburan diharapkan bisa berkontribusi.

“Kemungkinan tidak tercapai, Rp1 miliar itu di Agustus saja. Nanti Agustus ke september berubah lagi. Wajib pajak hiburan itu macam-macam, karaoke, spa, panti pijat, bioskop dan lain lain. Itu ada sekitar 300 wajib pajak di Kota Bandung. Tetapi sampai saat ini belum ada yang buka,” ungkap Arif.

Arief menjelaskan, sebagai pengelola pengelola pendapatan daerah pihaknya tidak bisa mengintervensi para wajib pajak hiburan. Karena tempat hiburan perlu izin yang sesuai dengan aturan saat ini.

“Kegiatan usaha hiburan itu ada di Gugus Tugas dan pengelolanya Disbudpar. Kami hanya yang menarik pajaknya,” katanya.

Namun BPPD hanya bisa memberikan keringanan yakni ‘self assesment’ setiap tanggal 30 yang biasanya menyetorkan pada tanggal 15.

“Kita berikan kemudahan, untuk self assessment tanggal 15 mundur sampai tanggal 30. Biasa tanggal 15 melapor, sehingga tidak terkena denda. Kenapa kita berikan itu? pajak itu titipan, kita tidak mengambil dari keuntungan, karena masyarakat yang jajan atau belanja itu sudah menyisihkan pajak,” ujarnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Kasus Covid-19 di DPRD Bandung Jadi 25 Orang

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 17:13 WIB

Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan juga terpapar.

Bandung Raya - Bandung, Kasus Covid-19 di DPRD Bandung Jadi 25 Orang, Kasus Covid-19 DPRD Kota Bandung,DPRD Kota Bandung Covid-19,Covid-19 Bandung,COVID-19

Bandung Raih Peringkat 8 dalam Aksi Pencegahan Korupsi

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 15:56 WIB

Rencana aksi pencegahan korupsi Pemkot Bandung salah satunya transparansi APBD.

Bandung Raya - Bandung, Bandung Raih Peringkat 8 dalam Aksi Pencegahan Korupsi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,aksi pemberantasan Korupsi,Potret Capaian Rencana Aksi Nasional,Wali Kota Bandung Oded M Danial,rencana aksi KPK

Kasus Prostitusi Online Bandung Dilimpahkan ke Kejaksaan

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 14:58 WIB

Polisi juga masih melengkapi kekurangan berkas yang akan dilimpahkan.

Bandung Raya - Bandung, Kasus Prostitusi Online Bandung Dilimpahkan ke Kejaksaan, Prostitusi online Bandung,Prostitusi online artis,Artis terjerat prostitusi online,Artis terlibat prostitusi online,Prostitusi Online

Pedagang Sapi Mogok, Usaha Kuliner Bandung Kelimpungan

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 13:58 WIB

Mogoknya pedagang daging di sejumlah pasar tradisonal membuat konsumen yang berasal dari pengusaha kuliner kebingungan.

Bandung Raya - Bandung, Pedagang Sapi Mogok, Usaha Kuliner Bandung Kelimpungan, Harga Daging Sapi Naik,Pedagang Daging Sapi di Kota Bandung,Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan,Pasar Ciroyom

Dedi Mulyadi Temui Bapak yang Digugat Anak Kandung Rp3 Miliar

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 12:50 WIB

Gugatan terkait dengan sewa tanah sebuah bangunan milik Koswara yang kini dipakai anaknya untuk berjualan.

Bandung Raya - Bandung, Dedi Mulyadi Temui Bapak yang Digugat Anak Kandung Rp3 Miliar, Anak gugat Bapak Bandung,Anak gugat Bapak,Dedi Mulyadi,pn bandung

Update Covid-19 Kota Bandung: Coblong Tembus 100 Kasus

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 11:47 WIB

Merujuk situs covid19.bandung.go.id, diakses Kamis (21/1/2021) pukul 11.30 WIB, tercatat ada penambahan 178 kasus positi...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung: Coblong Tembus 100 Kasus, Update Covid-19 Kota Bandung,Covid-19 Bandung,data covid-19 Kota Bandung,Informasi Covid-19 Kota Bandung,COVID-19

PMI Bandung Salurkan 340 Labu Plasma Konvalesen

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 10:13 WIB

Labu plasma konvalesen diperoleh dari para penyintas covid-19 yang saat terpapar memiliki gejala.

Bandung Raya - Bandung, PMI Bandung Salurkan 340 Labu Plasma Konvalesen, Plasma Konvalesen,Donor plasma Konvalesen,Terapi Plasma Darah,pengobatan corona dengan plasma darah,PMI Kota Bandung

Satu Wartawan Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Ini Penjelasan Pol...

Bandung Kamis, 21 Januari 2021 | 09:54 WIB

Oknum Wartawan Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Ini Penjelasan Polisi

Bandung Raya - Bandung, Satu Wartawan Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Ini Penjelasan Polisi, pencemaran nama baik,Kasus Pencemaran Nama baik,Polda Jabar,Wartawan dipanggil Polda Jabar

artikel terkait

dewanpers