web analytics
  

Gara-gara Covid-19, RSUD Cibabat Ditutup!

Selasa, 11 Agustus 2020 16:47 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Gara-gara Covid-19, RSUD Cibabat Ditutup!, RSUD Cibabat,cimahi,COVID-19,Tenaga Medis,poltekkes cimahi

RSUD Cibabat ditutup, Selasa (11/8/2020) (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- RSUD Cibabat bakal melakukan tes swab terhadap seluruh pegawainya, menyusul adanya 12 pegawai yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19). 

Plt Direktur Utama RSUD Cibabat Reri Marliah mengungkapkan, pelaksanaan tes swab dilakukan selama tiga hari, sejak Selasa (11/8/2020)-Kamis (13/8/2020). 

"Swab ini untuk semua pegawai rumah sakit sebagai upaya memetakan sebaran kasus Covid-19. Memang karena kemarin ada kasus 12 pegawai positif," kata Reri, di sela pelaksanaan tes swab.

RSUD Cibabat total memiliki 1.050 pegawai. Pada hari pertama, tes usap dilakukan kepada 400 pegawai, sedangkan sisanya dilakukan dua hari ke depan.

Menurut Reri, spesimen dari pegawai rumah sakit yang telah dites akan dibawa ke laboratorium Politeknik Kesehatan Cimahi. Hasilnya akan diketahui sehari setelah pelaksanaan.

"Jadi spesimennya dibawa ke lab Poltekkes Cimahi. Sehari langsung keluar hasilnya dan diprioritaskan untuk rumah sakit dulu. Mudah-mudahan di minggu ini bisa selesai semua," tuturnya. 

Selama pelaksanaan tes swab, terang Reri, RSUD Cibabat menerapkan menutup total semua pelayanan. Hal tersebut sekaligus untuk upaya sterilisasi penyebaran Covid-19 di antara para pegawai.

"Hari ini secara resmi RSUD Cibabat sudah lockdown untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, dan IGD bagi pasien baru. Tujuannya untuk sterilisasi dari penularan Covid-19 di pegawai," katanya.

Dia berharap, seluruh pegawai memperoleh hasil swab yang baik. Dengan demikian, pelayanan RSUD Cibabat pun dapat normal kembali. 

"Mudah-mudahan minggu ini lockdown selesai juga," tukasnya. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi, saat ini ada 12 kasus positif Covid-19 di lingkungan RSUD Cibabat. Rinciannya ialah 1 nutrisionis, 3 petugas distribusi makanan, 4 pengelola makanan, 3 perawat, dan 1 bidan.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers