web analytics
  

Seringlah Main ke Pantai agar Jauh dari Stres

Selasa, 11 Agustus 2020 09:46 WIB Netizen Djoko Subinarto
Netizen, Seringlah Main ke Pantai agar Jauh dari Stres, Pantai,stres,Raja Ampat,pantai merah,Pulau Komodo

Ilustrasi bermain ke pantai (Dok Djoko Subinarto)

Djoko Subinarto

Penulis lepas, bloger, mukim di Cimahi

AYOBANDUNG.COM--Stres tampaknya sudah menjadi bagian kehidupan masyarakat modern saat ini. Secara umum, stres merupakan tensi/ketegangan yang dialami seseorang dalam periode tertentu.

Penyebab stres sendiri bermacam-macam, mulai dari hal remeh hingga hal yang paling rumit dan berat.

Gejala stres pun beragam. Tidak selalu sama antara satu individu dengan individu lainnya.

Jika dibiarkan, stres akan membawa implikasi serius bagi kesehatan kita karena stres dapat melemahkan kekebalan tubuh sehingga rentan mempermudah munculnya gangguan sejumlah penyakit.

Sesungguhnya, banyak cara untuk menghilangkan stres. Salah satunya yaitu dengan melancong ke pantai.

Tentu saja, kita beruntung tinggal di negara kepulauan. Selain memiliki ribuan pulau, negara kita juga memiliki ratusan pantai, dengan total panjang garis pantai  sekitar 108.000 kilometer.

Dari seratus pantai terbaik di dunia sekarang ini, beberapa di antaranya terdapat di Indonesia, yaitu Pantai Pianemo (Raja Ampat), Pantai Merah (Pulau Komodo), Pantai Kelingking dan Pantai Nyang Nyang (Bali).

Hal positif

Kajian yang di lakukan oleh sejumlah periset dari Universitas Washington dan Universitas California, di tahun 2011, menyimpulkan bahwa melakukan kunjungan ke kawasan pantai dapat mengurangi stres.

Bukan itu saja. Ada beberapa hal positif lain yang bisa pula kita dapatkan tatkala kita menyambangi daerah pantai.

Jenny Travens (2019), penulis yang banyak menyoroti masalah-masalah kesehatan, menyebutkan bahwa pantai bukan cuma menawarkan panorama yang elok. Tapi, memberikan juga efek positif bagi kesehatan tubuh kita.

Kandungan air laut yang mengandung garam, misalnya, berguna untuk membersihkan infeksi kulit dan sekaligus berfungsi sebagai antibakteri. Di samping itu, kandungan yodium yang ada di air laut dapat pula membantu meningkatkan immunitas tubuh.

Terkait dengan soal kreativitas dan produktivitas, Jenny Travens meyakini bahwa bersantai di pantai dapat membantu meningkatkan kreativitas dan produktivitas.

Sementara itu, hasil analisa dari data sensus di Inggris yang dimuat di Health Place, belum lama ini, menyimpulkan bahwa mereka yang tinggal di dekat pantai memiliki kondisi kesehatan fisik dan kesehatan jiwa yang  lebih baik.

Hal tersebut senada dengan hasil kajian yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari Universitas Exeter di tahun 2012 yang menyimpulkan bahwa mereka yang tinggal di sekitar pantai cenderung menunjukkan kondisi kesehatan yang lebih baik.

Dalam pada itu, sebuah kajian yang dipublikasikan di Journal of Coastal Zone Management, beberapa waktu lalu, memperlihatkan bahwa responden yang tinggal di kawasan pantai terlihat lebih tenang dibanding mereka yang tinggal jauh dari pantai.

Hasil kajian tersebut boleh jadi dapat menjelaskan mengapa Hawaii, yang terkenal memiliki sejumlah pantai yang menawan, menjadi negara bagian di Amerika Serikat dengan tingkat kebahagiaan paling tinggi selama enam kali berturut-turut, sejak tahun 2008.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 14:15 WIB

Ada yang bilang bahwa industri dosa sejatinya merupakan usaha mentransfer dana publik ke tangan swasta dengan cara yang...

Netizen, Mencabut Industri Dosa Berkedok Perpres Investasi Miras, Minuman Keras (Miras),Perpres investasi miras,Presiden Joko Widodo,Indonesia,Investasi,World Health Organization (WHO),Papua,minuman beralkohol

Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif

Netizen Rabu, 3 Maret 2021 | 13:40 WIB

Pada era tahun 90-an, jalan-jalan atau gang-gang kecil di daerah Cicadas juga terkenal dengan sebutan gang "sarebu punte...

Netizen, Gang 'Sarebu Punten' Itu Disulap Jadi Kampung Kreatif, Cicadas,Desa Kreatif,Bandung,Gang ,Kampung Kreatif

Khawatir Kini Kina Tinggal Nama

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 15:00 WIB

Pohon kina peninggalan tahun 1855 itu sudah sangat tua, keadaannya sudah dalam posisi bungkuk atau miring, dan kini suda...

Netizen, Khawatir Kini Kina Tinggal Nama, Kina,Pohon,Bandung,Chincona,Chincon,Franz Wilhelm Junghuhn,Karl Justus Hasskarl

Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 13:50 WIB

Kita tidak boleh hanya menekankan kebenaran berbahasa yang diukur oleh kebakuan KBBI, tetapi harus memperhatikan situasi...

Netizen, Virtual Police, Polisi Bahasa Gaya Baru, Polisi,Bahasa,Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),Santun

Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum

Netizen Selasa, 2 Maret 2021 | 10:54 WIB

Wawacan berjudul ‘Putri Sekar Arum’ jadi penanda utama bahwa, bahasa, sastra, dan budaya Sunda masih hidup

Netizen, Mengenal Wawacan dan Putri Sekar Arum , Putri Sekar Arum,Bahasa Sunda,Wawacan,Puisi Sunda

“Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 15:25 WIB

Salah satu problematika yang dihadapi warga Kota Bandung adalah soal sampah.

Netizen, “Beberes" Solusi Atasi Kekumuhan Menjadi Keindahan, Beberes,Kekumuhan,Bandung,Sampah,Keindahan

[Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Ayobandung.com Edisi Februari 2021

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 11:15 WIB

Selamat untuk 6 netizen yang tulisannya terpopuler pada edisi Februari 2021!

Netizen, [Ayo Netizen] 6 Tulisan Terpopuler Ayobandung.com Edisi Februari 2021, Ayo Netizen,AyoBandung,Tulisan Terpopuler

Petani Bukan hanya Laki-Laki

Netizen Senin, 1 Maret 2021 | 11:00 WIB

Pertanian memang sering kali diasumsikan identik dengan laki-laki, padahal perempuan berperan penting dalam pertanian.

Netizen, Petani Bukan hanya Laki-Laki, Pertanian,Petani,Laki-laki,Perempuan,Petani Milenial

artikel terkait

dewanpers