web analytics
  

Pesawat TNI AU Tergelincir di Lanud Iswahyudi

Senin, 10 Agustus 2020 21:03 WIB Suara.com
Umum - Nasional, Pesawat TNI AU Tergelincir di Lanud Iswahyudi, Lanud Iswahyudi Maospati,Pesawat Tergelincir,TNI AU,T-50 Golden Eagle

T-50 Golden Eagle. (Istimewa)

MAGETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pesawat milik TNI AU jenis T-50 Golden Eagle dikabarkan tergelincir di Landasan Udara (Lanud) Iswahyudi Maospati, Kabupaten Magetan pada Senin (10/8/2020). Tergelincirnya pesawat tersebut kabarnya terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Insiden tersebut dibenarkan oleh Komandam Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo. Pesawat tersebut bukan jatuh melainkan tergelincir.

"Memang iya betul ada. Jamnya setelah zuhur tadi kira-kira. Itu tergelincir ya bukan jatuh," katanya, Senin (10/8/2020).

Mengenai korban, Marsma Iko menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pilot dam kopilot di dalam pesawat berhasil menyelamatkan diri.

"InsyaAllah tidak ada korban jiwa ya. Selamat semuanya. Mereka sudah di bawa ke rumah sakit untuk ditangani," terangnya.

Namun, mengenai detail kejadian pesawat tersebut bisa tergelincir, Marsma Iko masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Dia mengaku masih mendampingi tim meninjau lokasi kejadian.

"Iya tapi nanti dulu, saya belum bisa mengeluarkan statmen karena sedang mendampingi untuk pengecekan. Memang iya betul ada. Sementara itu dulu informasinya," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen) TNI AU Marsma Fajar Adriyanto mengatakan pesawat tempur itu sedang digunakan untuk latihan para siswa pilot TNI AU. Kala itu terdapat satu siswa dan instruktur di dalam pesawat. 

"Itu pesawat dalam rangka latihan normal, sehari-hari. Nah saat akan take off, keluar landasan," kata Fajar saat dihubungi, Senin (10/8/2020).

"Kondisi fisik, karena mereka tetap berlatih mandiri jadi tidak ada masalah di kebugaran. Tapi tentu ada perbedaan untuk fisik dalam sepak bola dari sekadar olahraga di lapangan," kata Robert usai sesi latihan di Stadion GBLA, Senin (10/8/2020).

Robert menuturkan, dalam gim internal yang dilakukan tim di latihan perdana terlihat adanya penurunan kebugaran pada para pemain. Namun Robert menegaskan, kekurangan itu akan dibenahi sebelum kick off Liga 1 2020.

"Bisa dilihat tadi mereka begitu kuat dan lincah serta termotivasi. Tetapi kebugaran dalam bermain sepak bola masih kurang karena kami tidak berlatih sepak bola selama 20 pekan. 4 bulan 2 pekan dan itu berpengaruh besar bagi setiap atlet," ungkap Robert.

Pelatih berusia 65 tahun itu juga memuji kedisiplinan anak asuhnya dalam menjaga massa tubuh selama jeda kompetisi. Namun Robert mengatakan, untuk menjaga kondisi fisik terbaik dari seluruh pemain, jajaran pelatih akan tetap memberikan program terkait pola makan dan asupan nutrisi.

"Kami memulai program untuk berat badan hari ini. Sebelumnya mereka sudah mendapat program untuk berat badan di rumah dan pagi ini mereka didata lagi, setelah itu kami akan memberikan pengarahan untuk pemain," katanya.

"Jika kalian lihat seperti Fabiano, sebagai contoh, dia begitu disiplin menjalankan tugas dan dia menjaga kondisinya. Jadi itu sinyal yang bagus. Jadi hari ini kami memulai program berat badan dan nutrisi," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers