web analytics
  

37.189 Warga Kabupaten Bandung Tak Masuk Syarat Daftar Pemilih

Senin, 10 Agustus 2020 20:50 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, 37.189 Warga Kabupaten Bandung Tak Masuk Syarat Daftar Pemilih, Bawaslu Kabupaten Bandung,Daftar Pemilih,Pilkada Kabupaten Bandung 2020

Ilustrasi Pilkada Serentak. (Ayobandung.com)

SOREANG , AYOBANDUNG.COM -- Bawaslu Kabupaten Bandung menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai puluhan ribu pemilih.

Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga, Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, mengatakan temuan tersebut didapat setelah pihaknya melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap pemuktahiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU.

"Kami menemukan adanya 37.189 yang tidak memenuhi syarat tapi tercatat dalam daftar pemilih," ujar Hedi, Senin (10/8/2020).

Ada beberapa kategori pemilih tidak memenuhi syarat tapi masih tercatat dalam daftar pemilih, salah satunya adalah pemilih yang telah meninggal dunia, jumlahnya mencapai 8.652 orang.

Selain itu, terdapat juga pemilih yang tidak dikenali, jumlahnya mencapai 3.754 orang dan pemilih yang bukan penduduk setempat, jumlahnya mencapai 2.374 orang.

Pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam daftar pemilih paling banyak ditemukan di Pangalengan dan Cimaung. Pemilih yang tidak dikenali sebagian besar ditemukan di Cileunyi dan Pangalengan. Sementara pemilih yang bukan merupakan warga setempat sebagian besar berada di Kecamatan Cimaung dan Katapang.

"Dengan masih ditemukannya data calon pemilih yang tidak memenuhi syarat ini diharapkan bisa segera diperbaiki pada setelah penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS)," ujarnya.

Selain itu, Hedi juga berharap agar warga kabupaten bandung yang telah memenuhi syarat memilih, untuk memastikan namanya tercatat dalam daftar pemilih. Jika belum tercatat segera melapor kepada petugas. 

"Bisa melaporkannya kepada pengawas pemilu desa setempat atau cukup menghubungi petugas di kecamatan masing-masing yang telah membuka posko pengaduan DPT," tutupnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers