web analytics
  

Komisi IV DPR Minta KJA di Jatiluhur Prioritaskan Penduduk Lokal

Senin, 10 Agustus 2020 20:08 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Komisi IV DPR Minta KJA di Jatiluhur Prioritaskan Penduduk Lokal, keramba jaring apung (KJA),Waduk Jatiluhur,Komisi IV DPR RI,Dedi Mulyadi

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi. (Dede Nurhasanudin)

JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Senin (10/8/2020).

Kunjungan kerja para wakil rakyat tersebut bersama Kementerian Kelautan dan perikanan. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi menyarankan keramba jaring apung (KJA) berada di sekitar waduk harus terus dibenahi.

Kemudian yang berikutnya adalah terintegerasi dengan lingkungan, masyarakat yang terdampak oleh bendungan mengalami kemiskinan juga harus segera dibenahi.

"Contohnya daerah Kecamatan Sukasari sangat cocok untuk peternakan, udah di sana fokuskan seluruh dana CSR dari PJT atau PLN diarahkan pada pengembangan budidaya peternakan bagi warga, termasuk KJA harus diprioritaskan penduduk lokal," kata dia.

Selain itu, ia juga menyarankan kepada Kementerian Perikanan dan kelautan untuk segera melakukan kajian untuk menciptakan pakan ikan ramah lingkungan, yang bisa dijangkau oleh masyarakat.

Untuk merealisasikan hal itu ia mendorong pemerintah untuk mendirikan pabrik pakan.

"Di kita banyak perguruan tinggi kenapa tidak membuat suatu kajian untuk menciptakan pakan ramah lingkungan dan terjangkau oleh para petani. Kalau harga pakan terjangkau petani agar makmur, kalau sekarang harga pakan relatif mahal padahal kualitas ikan relatif baik," ujar Dedi.

Sementara itu, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan pada 2019 jumlah keramba yang ada di Purwakarta mencapai 23.000 dengan menghasilkan sebanyak 60.000 ton ikan. 

"Jelas itu berdampak dan memberi kontribusi terhadap persediaan ikan tawar secara nasional. Waduk Jatiluhur sangatlah bermanfaat pula untuk pengairan sawah di Purwakarta dan sekitarnya, seperti Karawang dan Bekasi," kata Anne.

Diketahui, dalam kesempatan itu Kementerian Perikanan dan Kelautan memberikan bantuan kepada para petani ikan berupa uang dan ikan.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers