web analytics
  

H-1 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Bandung, Relawan Capai 1.020 Orang

Senin, 10 Agustus 2020 06:02 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, H-1 Uji Klinis Vaksin Covid-19 Bandung, Relawan Capai 1.020 Orang, Uji klinis vaksin Covid-19,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Obat corona,Vaksin Covid-19

Manajer lapangan Uji Vaksin Covid-19 dari Universitas Padjajaran Eddy Fadlyana (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hingga saat ini, jumlah relawan uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech terus bertambah. Seluruhnya merupakan warga Kota Bandung yang juga akan menjalani uji klinis tahap ketiga di Bandung.

Manajer lapangan Uji Vaksin Covid-19 dari Universitas Padjajaran Eddy Fadlyana mengatakan, hingga hari ini sudah ada 1.020 orang yang telah mendaftarkan diri menjadi relawan.

"Sudah 1.020 (relawan)," ungkapnya ketika dihubungi, Senin (10/8/2020).

Dia mengatakan, di antara jumlah relawan tersebut terdapat salah seorang nama kepala daerah yang telah mendaftarkan diri, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Namun, belum ada kepala daerah lainnya yang ikut mendaftar.

"Tidak ada (kepala daerah lain yang mendaftar)," ungkapnya.

Adapun uji klinis tahap ketiga untuk vaksin Covid-19 ini akan dilaksanakan mulai besok, 11 Agustus 2020. Jumlah seluruh relawan yang dibutuhkan dari Kota Bandung adalah sebanyak 1.620 orang. Jumlah tersebut ditentukan berdasarkan hitungan statistik yang mempertimbangkan jumlah populasi Kota Bandung hingga tingkat kesehatan warganya.

Pendaftaran relawan masih terus dibuka hingga 31 Agustus 2020. Warga yang mau mendaftar harus memastikan bahwa dirinya berdomisili di Kota Bandung, berada dalam keadaan sehat, dan berusia antara 18-59 tahun.
 
Uji klinis tahap ketiga ini dilaksanakan dengan menyuntikkan bakal vaksin yang mengandung virus SARS CoV-2 yang telah dimatikan ke tubuh relawan. Nantinya, kesehatan para relawan akan terus dipantau dan dijamin oleh asuransi selama penelitian berlangsung.

Uji klinis akan dilakukan di 6 lokasi, yakni Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Balai Kesehatan Unpad, dan empat puskesmas di Kota Bandung. Pada hari pertama pelaksanaannya, setiap lokasi penelitian maksimal melayani 20-25 orang relawan demi menjaga protokol kesehatan. 

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers