web analytics
  

Disdik Jabar Wilayah IV Dikarantina, Besok Swab Test Massal

Minggu, 9 Agustus 2020 20:02 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Disdik Jabar Wilayah IV Dikarantina, Besok Swab Test Massal, COVID-19,cianjur

Ilustrasi (EPA)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Adanya satu orang pegawai Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat Wilayah VI positif Covid-19 di Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur, memaksa Gugus Tugas Covid-19 Cianjur akan melakukan swab test massal semua pegawai di instansi tersebut, Senin (10/8/2020).

“Memang ada satu positif Covid-19, makanya tindakan berikutnya kami akan melakukan swab test massal besok (Senin, 10/8/2020),” kara juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Cianjur Yusman Faisal pada Ayobandung.com, Minggu (9/8/2020).

Tim Gugus Tugas Covid-19 sudah melakukan rapid test terhadap 8 orang pegawai di instansi tersebut. Hasilnya ada dua orang probable, namun menunggu menunggu hasil konfirmasi tes PCR-nya. 

“Delapan orang sudah kita tes, hasilnya mendukung uji klinisnya, tapi tetap menunggu hasil laboratorium,” ujarnya.

Diberitakan sebelumya, satu orang pegawai Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat Wilayah VI positif Covid-19.

Dugaan sementara, pegawai bersangkutan terpapar dari menantunya yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat Wilayah VI, Ester Miory, mengatakan kasus tersebut baru diketahuinya pada Sabtu (8//8/2020).

Sebelumnya, kata Ester, pada Kamis (6//8/2020) malam ia mendapat telepon dari yang bersangkutan mengabarkan sudah menjalani tes usap (swab) karena terindikasi terpapar dari menantunya.

"Kabarnya, menantu, anak, dan cucunya juga terlebih dulu terpapar Covid-19. Bahkan menantu, anak, dan cucunya sudah lebih dulu diisolasi. Nah, pada Sabtu, saya mendapat telepon dari pak Camat Haurwangi, Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, serta Kepala Puskesmas Haurwangi yang mengabarkan staf saya katanya positif Covid-19. Saat ini staf saya juga sedang menjalani isolasi," terang Ester saat dihubungi Ayobandung.com melalui telepon selulernya.

Kondisi tersebut membuat Ester langsung mengumpulkan semua pegawai di antaranya dari kalangan pejabat, staf, office boy, serta sopir.

Hasil kesepakatan, semua yang ada di lingkungan Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat Wilayah VI berinisiatif melakukan karantina mandiri sebelum pada Senin (10/8/2020) akan dilakukan tes usap (swab) massal.

"Kami berinisiatif melakukan karantina mandiri. Besok (Senin), kami akan melaksanakan swab test karena hasilnya lebih akurat. Pokoknya semua yang ada di lingkungan kantor kami harus dites swab, tanpa terkecuali. Jumlahnya ada sekitar 36 orang mulai dari pejabat, staf, office boy, termasuk sopir," jelasnya. 

Ester juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pimpinan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Langkah karantina mandiri dan rencana tes usap pun sudah mendapatkan restu. 

"Langkah cepat ini harus kami lakukan. Doakan saja mudah-mudahan hasilnya negatif," tegasnya. 
Untuk sementara waktu, kata Ester, aktivitas di kantor pun bakal ditutup dengan batas waktu yang belum bisa ditentukan. Namun untuk berbagai pelayanan dilakukan secara daring. 
"Untuk pelayanan masih tetap berjalan, tapi dilakukan secara online," pungkasnya. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers