web analytics
  

Layanan Haji bjb syariah, Uu: Ke Makkah Lewat bjb!

Sabtu, 8 Agustus 2020 09:03 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bisnis - Finansial, Layanan Haji bjb syariah, Uu: Ke Makkah Lewat bjb!, bjb syariah,bjb,Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,haji,Umrah

Ibadah Haji (EPA)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) sekaligus Panglima Santri Jabar Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, umat Muslim mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus pembangunan di Jabar lewat pelaksanaan ibadah haji.

Caranya, dengan menggunakan layanan bank bjb dan bank bjb syariah dalam penyetoran biaya ibadah haji. bank bjb dan bjb syariah pun telah menandatangani perjanjian kerja sama Layanan Syariah Bank Umum (LSBU) Haji, Jumat (7/8/2020).

"Dengan diberikannya kewenangan bjb syariah sebagai salah satu perbankan untuk menerima setoran ONH (ongkos naik haji) di Jabar, saya berharap seluruh warga yang ingin melaksanakan ibadah haji dari mulai tahun ini untuk (menyetor) lewat bjb syariah dan bjb konvensional," ucapnya.

"Karena (warga) juga harus paham bjb ini milik Jabar sehingga keuntungannya pun akan kembali ke masyarakat Jabar dalam bentuk pembangunan. Bertransaksi di bjb sama dengan membangun Jabar. Ke Makkah-nya lewat bjb," tegasnya.

Untuk menjadi pengguna layanan penerimaan setoran haji dari bjb, dia menambahkan, warga bisa mengikuti prosedur pendaftaran yang berlaku, antara lain membuka buku tabungan, melakukan setoran awal, hingga mendaftarkan diri ke Kementerian Agama kabupaten/kota masing-masing.

Dengan menggunakan bjb, Uu menilai warga pun dimudahkan karena bjb sudah memiliki kantor cabang pembantu yang tersebar di tingkat kecamatan. 

Selain itu, dengan adanya layanan penerimaan setoran biaya haji oleh bjb, Uu yakin hal itu bisa menghadirkan multiplie effect bagi kegiatan perbankan bjb di Jabar.

"Jika dana haji disimpan di bjb, bisa dimanfaatkan juga oleh perbankan bjb-nya. Asalkan pendaftarnya banyak dari tahun ke tahun," ucap Uu.

Uu juga menyoroti penduduk Muslim di Jabar yang berjumlah lebih dari 40 juta jiwa atau mayoritas dari total hampir 50 juta jiwa penduduk. Sementara setiap tahunnya, Uu berujar, tidak kurang dari 28 ribu warga Jabar mengikuti pelaksanaan ibadah haji.

"Provinsi (dengan jumlah jemaah haji) paling besar di antara 34 provinsi (di Indonesia), dibandingkan dengan Malaysia pun lebih banyak (jemaah haji) Jabar," tuturnya.

"Jadi ini sebuah potensi yang harus dimanfaatkan dan diraih umat Islam Jabar sekaligus juga untuk perkembangan ekonomi syariah di Jabar. Karena bjb syariah ini adalah lembaga yang sesuai dengan konsep agama Islam, jadi selain (kontribusi) pembangunan Jabar ada unsur dakwahnya dan kehalalannya bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Kepada generasi milenial, Uu juga mendorong mereka mendaftarkan diri sedini mungkin untuk mengikuti ibadah haji. Dengan begitu, saat tiba waktunya berangkat haji, mereka masih berada di kisaran usia yang secara fisik kuat.

"Saya mengajak seluruh masyarakat mulai (daftar) haji di usia muda. Karena ibadah haji itu fi'liyah, artinya ada kegiatan yang membutuhkan gerakan fisik," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers