web analytics
  

Tertutup hingga Pengawalan Ketat, Ini Protokol Kesehatan untuk sesi Latihan Persib

Minggu, 9 Agustus 2020 15:45 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Tertutup hingga Pengawalan Ketat, Ini Protokol Kesehatan untuk sesi Latihan Persib, Direktur PT PBB Teddy Tjahyono,Persib,Berita Persib Hari Ini,Latihan Persib

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahyono (Ayobandung.com/Eneng Reni)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung mulai melakukan persiapan untuk lanjutan Liga 1 2020. Skuat Maung Bandung berencana menggelar sesi latihan bersama secara perdana, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (10/8/2020).

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahyono mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, timnya akan menerapkan protokol kesehatan ketat pada saat latihan. Aturan ini mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh PSSI.

"Sekarang udah ada patokan dari PSSI, jadi kita ikuti patokan dari PSSI. Aturan itu kan sudah sesuai standarnya," kata Teddy melalui sambungan telepon.

Teddy juga menyampaikan, sesi latihan skuat Maung Bandung akan tertutup dan tidak dapat disaksikan suporter. Bakhan jurnalis harian peliput Persib pun akan dibatas aksesnya.

Menurut Teddy, dalam satu pekan, hanya sekali awak media diperbolehkan meliput secara langsung sesi latihan tim asuhan Robert Alberts itu. Sisanya, awak media hanya bisa menitipkan pertanyaan kepada media ofisial tim.

"Kan dari PSSI sudah mengeluarkan protokol kesehatan bahwa ada pembatasan dalam tim, termasuk tanpa penonton dan (jumlah) media yang meliput itu kan dibatasi," katanya.

"Kita paham itu dan kita ingin mengurangi risiko penularan covid sehingga sudah pasti kita melakukan pembatasan (termasuk di latihan) supaya tim itu aman, karena mereka akan berkompetisi nanti. Sehingga kita ikuti protokol itu untuk latihan juga. Di mana tempat disterilkan," katanya.

Dalam aturan tersebut, jurnalis akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk bisa meliput di lokasi latihan pada setiap minggunya.  Meski begitu, Teddy mengaku, pihaknya akan tetap memberikan akses kepada awak media untuk melakukan wawancara harian via aplikasi pertemuan virtual.

"Selama ini Persib kan banyak yang nonton kemudian media juga kita batasi. Bukan untuk tidak mendapatkan akses ya, kita tetap memberikan akses dalam bentuk interview via zoom dan video," katanya.

"Tapi dalam seminggu sekali kita berikan waktu bagi media untuk bisa benar-benar melakukan wawancara langsung. Tapi tidak seperti biasa di lapangan, tapi kita sediakan di mixedzone," katanya.

Teddy juga mengimbau kepada bobotoh untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA hanya demi menyaksikan sesi latihan tim. Pasalnya, sesi latihan tim mulai saat ini akan dijaga ketat pihak keamanan. 

"Kita sih berharap bobotoh untuk tidak menonton persib saat latihan. Karena tadi, untuk mengurangi risiko penularan covid, kan ini untuk kebaikan Persib sendiri, tim kesayangan kita semua. Supaya dengan adanya kompetisi mereka sudah harus siap untuk bertanding," ujarnya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers