web analytics
  

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hanya untuk Warga Bandung

Minggu, 9 Agustus 2020 08:11 WIB Republika.co.id
Umum - Nasional, Uji Klinis Vaksin Covid-19 Hanya untuk Warga Bandung, Vaksin Covid-19

Petugas medis menyuntikan vaksin Covid-19 kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Jalan Prof. Eyckman, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilaksanakan guna melihat kesiapan tenaga medis pada penanganan dan uji klinis tahap III vaksin Covid-19 kepada 1.620 relawan. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM-- Juru Bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyampaikan uji klinis calon vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac, Universitas Padjadjaran dan Biofarma hanya bisa dilakukan oleh warga yang berdomisili di Bandung Raya, Jawa Barat. Relawan juga dilarang meninggalkan Bandung hingga masa uji klinis usai.

"Terkait uji klinis calon vaksin, ada berbagai persyaratan untuk menjadi relawan uji klinis calon vaksin Covid-19, salah satunya adalah keharusan domisili di Bandung raya dan larangan meninggalkan wilayah penelitian hingga penelitian selesai," ujar Arya Sinulingga dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu malam (8/8).

Uji klinis itu tidak bisa diberlakukan bagi warga di luar Bandung Raya, termasuk Menteri BUMN Erick Thohir. Erick Thohir, menurut Arya, baik sebagai Menteri BUMN maupun Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional senantiasa siap, telah, dan akan terus menjadi pendorong berbagai upaya akselerasi penanganan kasus pandemi ini, termasuk pengembangan dan kolaborasi produksi vaksin, serta terapi penyembuhannya di Indonesia.

Saat ini, kata dia, tim peneliti masih terus mengumpulkan relawan untuk uji klinis fase ketiga ini.

"Warga Bandung Raya yang memenuhi kriteria bisa berpartisipasi dan menjadi bagian dari perjalanan bersejarah hadirnya vaksin yang sangat diharapkan kehadirannya di bumi pertiwi ini," ucap Arya.

Sebelumnya, Erick Thohir optimistis uji klinis vaksin Sinovac fase tiga berjalan baik. "Uji klinis ketiga kalau ini benar semua, Januari-Februari 2021 kami bisa mulai menyuntikkan sampai kurang lebih 30-40 juta vaksin," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/8).

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers